Breaking News:

Ahok Jadi Bos Pertamina

Bahas Ahok di ILC, Karni Ilyas Akui Pernah Jadi Komisaris: Tapi 3 Bulan Kemudian Saya Minta Mundur

Karni Ilyas juga menceritakan pengalaman saat dirinya menduduki jabatan sebagai komisaris di perusahaan kimia terbesar di Indonesia.

YouTube/Talk Show tvOne
Suasana di studio ILC saat membahas soal Ahok, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina 

"Kembali ke judul, apakah Ahok bisa membasmi mafia minyak?," tanyanya.

"Tadi juga ada tugas lainnya, supaya impornya jadi kecil," lanjutnya.

Karni Ilyas juga menanyakan apakah Ahok akan memiliki kewenangan untuk mencapai itu.

"Gini Bang, komisaris punya yang namanya Komite Audit, Komite Risiko, dan lain-lain," jawab Arya Sinulingga.

"Di Pertamina Komite Audit itu punya pengaruh yang besar untuk menentukan rancangan-rancangan yang dikerjakan oleh para direksi."

"Sebulan sekali direksi akan melaporkan apa saja yang akan dikerjakan, dan apa saja yang sedang dikerjakan, dan apa saja yang sudah dikerjakan."

"Nah di sinilah Pak Ahok akan berperan dalam planning-planning menuju penurunan impor BBM tadi."

"Pembangunan kilang di Bontang, kemudian dorongan untuk pembangunan kilang di Cilacap, itu adalah bagian dari mendorong pembangunan kilang-kilang di Indonesia."

Menanggapi hal itu, Karni Ilyas lantas membalikkan pernyataan Arya Sinulingga yang menyebut bahwa Ahok dipilih karena tidak punya jaringan bisnis migas.

"Karena dia tadi Anda bilang bukan orang bisnis migas, tidak punya lobby dan tidak punya jaringan lah di kalangan migas," ujar Karni Ilyas.

"Artinya dia awam sekali sebetulnya untuk migas."

"Dan dengan jabatan komisaris saya juga pernah loh diangkat jadi komisaris pabrik kimia terbesar di Indonesia ini, Candra Asri.

"Gaji langsung sama dengan Jepang jadi komisaris."

Baru Sehari Menjabat di Pertamina, Candaan Ahok Malah Dikhawatirkan M Qodari: Bisa Jadi Bom Waktu

 

Di ILC, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina
Di ILC, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina (YouTube/Talk Show tvOne)

"Tapi 3 bulan kemudian saya minta mundur, enggak ngerti gua ini bisnis kimia," lanjut Karni Ilyas disambut tawa Arya Sinulingga.

Menanggapi soal Ahok yang awam di bidang migas, Arya Sinulingga kemudian menyinggung soal leadership.

"Pak Ahok ini leadership-nya sangat baik," ujarnya.

"Di perusahaan dibutuhkan leaderhip seperti ini."

"Untuk bisnisnya, dia akan dibantu oleh yang namanya Pak Budi Gunadi yang memang mengerti soal bisnis energi."

"Di sinilah yang akan saling mendukung dan saling mensuport."

"Jadi leadership-nya Pak Ahok lah yang saat ini dibutuhkan Pertamina yang kami lihat, untuk mendorong pengawasan-pengawasan, dan mempercepat apa yang menjadi target dari Pertamina." (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Indonesia Lawyers Club (ILC)Ahok Jadi Komisaris Utama PertaminaAhokBasuki Tjahaja PurnamaPertaminaKarni IlyasArya Sinulingga
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved