Breaking News:

Ahok Jadi Bos Pertamina

Bahas Ahok di ILC, Karni Ilyas Akui Pernah Jadi Komisaris: Tapi 3 Bulan Kemudian Saya Minta Mundur

Karni Ilyas juga menceritakan pengalaman saat dirinya menduduki jabatan sebagai komisaris di perusahaan kimia terbesar di Indonesia.

YouTube/Talk Show tvOne
Suasana di studio ILC saat membahas soal Ahok, Arya Sinulingga memaparkan kenapa BTP dipilih jadi Komut Pertamina 

TRIBUNWOW.COM - Presenter Karni Ilyas mengakui dirinya pernah ditunjuk sebagai komisaris di sebuah pabrik kimia terbesar di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa (26/11/2019), Karni Ilyas mulanya tampak melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Staf Khuss BUMN Arya Sinulingga.

Karni Ilyas menanyakan soal kemampuan dan keterpilihan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Saat membahas soal pengalaman Ahok, Karni Ilyas juga menceritakan pengalaman saat dirinya menduduki jabatan sebagai komisaris di perusahaan kimia terbesar di Indonesia.

Karni Ilyas di ILC. Karni Ilyas menceritakan pengalamannya saat menjadi komisaris sebuah perusahaan yang tidak ia kuasai bidangnya.
Karni Ilyas di ILC. Karni Ilyas menceritakan pengalamannya saat menjadi komisaris sebuah perusahaan yang tidak ia kuasai bidangnya. (YouTube/Talk Show tvOne)

Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto: Keberaniannya Sangat Dibutuhkan

Awalnya, Arya Sinulingga menyebut bahwa Ahok dipilih karena tidak ada koneksi di migas.

"Di bisnis migas, ini (Ahok) bukan orang migas, sehingga orang yang benar-benar baru di bisnis migas," ujar Arya Sinulingga.

"Dia enggak punya network di migas, dia enggak punya jaringan di bisnis migas."

Arya Sinulingga menyebut bahwa Pertamina membutuhkan pendobrak, yang tidak bisa diintervensi.

"Karena kami tahu bahwa Pertamina butuh orang sebagai pendobrak," ucapnya.

"Kalau orang yang sudah tahu, atau sudah masuk dalam jaringan bisnis migas, maka kemungkinan untuk terintervensi akan sangat besar."

"Makanya kami pilih Pak Ahok salah satunya," sambungnya.

Arya Sinulingga kemudian menjelaskan soal aturan di Pertamina dan BUMN lain yang memiliki perbedaan.

Dia menuturkan, kewenangan komisaris Pertamina lebih besar daripada BUMN lainnya.

"Apalagi sekarang ada kebijakan kami di Kementerian BUMN, ini Pak Erick jelas mengatakan bahwa komisaris akan dimanfaatkan semaksimal mungkin," beber Arya Sinulingga.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Indonesia Lawyers Club (ILC)Ahok Jadi Komisaris Utama PertaminaAhokBasuki Tjahaja PurnamaPertaminaKarni IlyasArya Sinulingga
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved