Breaking News:

Terkini Daerah

Kisah Agung, Kuli Bangunan yang Ditagih Pajak Mobil Mewah Jutaan Rupiah: Saya Enggak Punya Mobil Pak

Berikut kisah lengkap Agung si pekerja bangunan yang kaget akan tunggakan mobil mewah yang mencapai Rp 167 Juta.

KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR
Dimas Agung dan Petugas BPRD DKI Jakarta serta Samsat Jakarta Barat saat melakukan peninjauan kerumah pemilik mobil mewah jenis Rolls Royce Phantom dengan nomor pelat B 5 ARI di Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/11/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus identitas fiktif atas kepemilikan kendaraan mewah kembali terjadi.

Kali ini Dimas Agung Prayitno (21) warga Mangga Besar, Jakarta Barat, harus menanggung derita lantaran KTPnya terdaftar dalam kepemilikan mobil mewah jenis Rolls Royce Phantom dengan nomor pelat B 5 ARI.

Dampak paling dirasakan Agung adalah sulitnya mengurus BPJS, KJP, KJS karena masih adanya tunggakan pajak mobil mewah yang mencapai Rp 167 Juta.

Kuli Bangunan Kaget Ditagih Bayar Pajak Mobil Mewah Rp 200 Juta: Bukan Saya yang Punya Mobilnya

Berikut kisah Agung si pekerja bangunan yang kaget akan tunggakan mobil mewah.

Petugas Samsat sambangi kediaman Dimas Agung Prayitno di Jalan Mangga Besar IV Jakarta Barat, Selasa (19/11/2019). Kuli bangunan yang mendapat tagihan pajak mobil mewah mencapai Rp 200 juta.
Petugas Samsat sambangi kediaman Dimas Agung Prayitno di Jalan Mangga Besar IV Jakarta Barat, Selasa (19/11/2019). Kuli bangunan yang mendapat tagihan pajak mobil mewah mencapai Rp 200 juta. (Warta Kota/Desy Selviany)

Tak tahu Rolls Royce

Agung yang bekerja sehari-hari sebagai pekerja bangunan merasa kaget lantaran dirinya terdaftar dalam kepemilikan mobil mewah.

Padahal, dirinya belum pernah melihat wujud mobil tersebut secara langsung.

"Saya enggak punya mobil pak, mana mungkin rumah begini bisa punya mobil, apalagi sampai mobil mewah," kata Agung ketika petugas Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta dan Samsat Jakarta Barat menyambangi rumah Agung, Selasa (19/11/2019).

Alih-alih memiliki mobil mewah, akses jalan ke rumah Agung memasuki gang yang tidak bisa dilalui mobil.

Pengakuan Kuli Bangunan Ditagih Pajak Mobil Mewah Rp 200 Juta: Saya Lihat Mobilnya Saja Belum Pernah

Diduga nama dicatut

Agung pun mengakui bahwa KTP pernah dipinjam oleh bekas teman kerjanya sekitar tahun 2017 lalu.

Sayangnya, Agung sama sekali tidak tahu bahwa KTP-nya akan disalahgunakan sebagai pemilik kendaraan mewah.

"Dulu teman saya memang pernah pinjam KTP saya, tapi saya enggak tanya buat apa, namanya sama teman ya saya percaya aja, mungkin pikiran saya untuk ambil motor," kata Agung.

Agung menduga bila bekas teman kerjanya itu bekerja sama dengan mantan bosnya untuk menjadikan KTP Agung sebagai pemilik mobil mewah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved