Breaking News:

Kabar Tokoh

Pengamat Minta Ahok Tak Cuma Jadi 'Pajangan' jika Dapat Posisi BUMN: Ada Mafia Kuat di Situ

Pengamat politik dan peneliti dari LIPI, Lucky Sandra memberikan tanggapan soal politisi PDIP Ahok yang akan mendapatkan jabatan di BUMN.

Kompas.com
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan ditunjuk untuk memegang jabatan satu di antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Erick Thohir: 'Ahok adalah tokoh konsisten'

Sementara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kamis (14/11) mengatakan, sosok Ahok merupakan "tokoh konsisten" dan "jelas track recordnya".

"Saya rasa beliau tokoh yang konsisten, yang sudah jelas track recordnya bisa terus membangun," kata Erick Thohir saat ditanya wartawan tentang pertimbangan di balik rencana penunjukan Ahok sebagai pimpinnan di salah-satu BUMN.

Dia menambahkan, "BUMN membutuhkan banyak figur untuk membantu BUMN..."

Ditanya tentang posisi persis yang akan diduduki Ahok, Erick mengatakan: "Nanti kita lihat. Semua ada TPA (Tim Penilai Akhir)-nya. Nanti kita lihat," katanya di Istana Negara, Jakarta.

TPA adalah Tim Penilai Akhir yang diketuai oleh Presiden Joko Widodo . Erick memilih mengelak menjawab saat ditanya apakah Ahok bakal menduduki jabatan komisaris atau direktur utama.

"Saya tak bisa komentar," katanya singkat.

Jawaban Menteri Erick Thohir saat Ditanya soal Kepastian Posisi Ahok di BUMN

Menjawab pertanyaan kapan persisnya Ahok akan ditetapkan sebagai petinggi salah-satu BUMN, Erick mengatakan "segera, mungkin awal Desember".

'Ahok harus jaga emosi, tidak timbulkan polemik'

Sementara, Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, mengatakan kemampuan Ahok melakukan perubahan signifikan saat menjadi gubernur DKI Jakarta, dapat dipraktikkan saat menjadi petinggi salah-satu BUMN.

"Kita melihat ada perubahan cukup signifikan terkait jalur birkorasi, manajerial, transparansi, saat Pak Ahok menjadi gubernur DKI," kata Mamit kepada BBC News Indonesia, Kamis (14/11).

"Harapannya bisa diaplikasikan nanti dalam BUMN, sehingga bisa mengurangi kerugian atau bisa mengurangi orang-orang yang mencari rente terhadap BUMN," tambahnya.

Dia juga menganggap Ahok memiliki kapasitas, kapabilitas, serta kemampuan di bidang energi.

"Karena dari latar pendidikan, Pak Ahok dulu jurusan geologi dan pengusaha juga, khususnya di pertambangan," ujar Mamit.

Tentang posisi yang tepat bagi Ahok di BUMN, Mamit tak memasalahkan apabila nantinya Ahok duduk sebagai komisaris utama salah satu BUMN.

Ahok Diminta Jadi Bos BUMN, Pengamat Agus Pambagio Sebut Langgar UU jika Hal Ini Terjadi

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
AhokBUMNErick Thohir
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved