Kabar Tokoh
Soal Meme Joker Anies Baswedan, Ade Armando: Mereka Ancam Saya, Memaki, Menghina Keluarga Saya
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando mengatakan musuh utama dalam melawan korupsi bukan Fahira Idris, Fahira bagi Ade Armando hanya figuran
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
"Mereka membuat petisi agar saya dipecat dari UI," kata Ade.
Beredar tuduhan terhadap Ade sebagai dosen yang suka membuat gaduh dan menjadi contoh buruk bagi mahasiswa-mahasiswa UI.
"Mereka menuduh saya sebagai dosen yang suka membuat gaduh dan memberi contoh buruk bagi mahasiswa-mahasiswa UI," kata Ade.
Ade kemudian menyinggung seorang dosen UI yang pernah terkena sanksi karena plagiarisme namun ikut memfitnah Ade.
• Anggota DPRD DKI Masih Temui Banyak Kejanggalan Anggaran, Sindir Anies Baswedan Tidak Niat
"Seorang dosen UI bahkan yang pernah diberi sanksi karena menulis makalah plagiat. Menyebarkan fitnah tentang saya melalui sebuah stasiun televisi nasional," jelas Ade.
Menurut Ade tindakan tersebut sama seperti yang dilakukan ke PSI.
"Ini sejalan dengan serangan mereka pada PSI yang terus diintimidasi agar bungkam," kata Ade.
Ade menegaskan dirinya tidak akan diam karena diancam.
"Sebagaimana anak-anak muda PSI, saya tidak akan diam melawan korupsi," jelas Ade.
Ade ingin berjuang melawan korupsi karena banyak efek buruk yang muncul dari korupsi.
"Tapi kalau kita diam korupsi akan tumbuh subur dan memakan kita dan memakan anak-anak kita, korupsi menimbulkan penderitaan," papar Ade.
Ade mengatakan korupsi tetap akan terus ada.
"Tapi korupsi akan terus berusaha dilestarikan karena korupsi menguntungkan segelitnir orang yang memiliki kekuasaan dan uang," jelas Ade.
Ade kemudian menyebut Fahira Idris orang yang melaporkan dirinya ke polisi hanya seorang figuran.
"Fahira atau para pembuat petisi agar UI memecat saya hanyalah pemain pinggiran," kata Ade.