Breaking News:

Kabar Tokoh

Murni Ingin Buktikan Kasus Novel Rekayasa, Dewi Tanjung: Enggak Ada Hubungannya dengan Partai Saya

Politisi PDIP Dewi Tanjung mengatakan dirinya murni bergerak untuk ungkap kebenaran kasus Novel, langkah yang diambilnya tidak ada kaitan dengan PDIP

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube tvOneNews
Politisi PDIP Dewi Tanjung mengatakan dirinya murni bergerak untuk ungkap kebenaran kasus Novel, langkah yang diambilnya tidak ada kaitan dengan PDIP 

"Hari ini Nyai datang ke Polda Metro Jaya melaporkan Novel Baswedan," kata dia.

"Jadi Nyai tadi datang ke Polda Metro Jaya melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan," tambahnya.

Pelaporan yang dilakukan oleh Dewi terkait dugaan rekayasa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Terkait dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras," jelas Dewi.

Dalam video tersebut, Dewi Tanjung mengatakan dirinya ingin membuka fakta soal penyerangan kasus Novel.

"Di sini Nyai mau membuka fakta kebenaran, meminta pihak kepolisian membuka fakta kebenaran," terangnya.

Kuasa Hukum Novel Sindir Dewi Tanjung yang Sebut Kasus Novel Rekayasa: Politisi Ya Itu Kan Update

Wanita yang memanggil dirinya dengan panggilan Nyai tersebut mengatakan, yang berhak membuka fakta adalah kepolisian, maka dari itu dirinya meminta polisi melalui laporan yang dibuat olehnya.

"Karena yang berhak membuka fakta kebenaran adalah kepolisian," kata Dewi.

Ia kemudian mengatakan setelah pelaporan yang dilakukan olehnya, selanjutnya bisa menghasilkan sesuatu yang baik.

"Nah mudah-mudahan saja apa yang nyai lakukan hari ini, seterusnya bisa menghasilkan sesuatu yang baik," tambah dia.

Dewi menekankan sesuatu yang baik tersebut adalah tidak ada lagi orang yang bersandiwara membohongi masyarakat.

"Tidak ada lagi yang namanya bersandiwara, membohong-bohongi masyarakat," jelas dia.

Dewi menekankan Selasa (6/11/2019) menjadi langkahnya untuk memberantas perliaku orang-orang yang dianggapnya berbuat tidak baik.

"Hari ini Nyai mendobrak habis mereka-mereka yang selalu berbuat tidak baik," kata dia.

Saat melakukan pelaporan tersebut, Dewi mengatakan dia tidak memiliki agenda pribadi.

"Jadi tidak ada kepentingan Nyai dalam hal ini," jelasnya.

Ia menegaskan pelaporan yang dilakukan oleh Dewi merupakan bentuk pembelaan negara.

"Ini real untuk membela bangsa, negara, dan rakyat kecil," kata dia.

Dewi berharap kepada pihak kepolisian agar dapat dengan segera memproses kasus Novel.

"Mudah-mudahan penyidik polisi segera memproses kasus ini dan memanggil Novel Baswedan untuk diminta keterangannya," jelasnya.

 Ia meminta masyarkat untuk menunggu hasil dari laporan tersebut.

"Kita tunggu aja biasanya 14 hari kerja," kata dia.

Dewi mengatakan untuk menunggu apakah Novel akan datang menghadiri panggilan polisi.

"Kita lihat aja apakah Novel Baswedan mau datang dipanggil kepolisian," ungkapnya.

Ia meminta masyarakat untuk memantau berita-berita terkait Novel yang akan beredar.

"Jangan lupa lihat beritanya, berita-beritanya akan beredar di media sosial dan online," jelas dia.

Dewi mengatakan aksi yang dilakukannya bukan karena dirinya ingin terkenal.

"Ini bukan Nyai pengen ngetop atau terkenal," kata dia.

Ia mengatakan dirinya tidak perlu mencari sensasi untuk jadi terkenal.

"Buat apa cari sensasi, orang-orang sudah kenal siapa Dewi Tanjung," jelasnya.

"Jadi enggak perlu lagi cari-cari sensasi," sambungnya.

Lalu dia berkata ada pihak yang menuduh dirinya mencari sensasi hingga memfitnahnya.

"Cuma biasa bagian-bagian sana selalu menuduh Nyai mencari sensasi, memfitnah, padahal enggak memfitnah," katanya.

Dewi menegaskan dirinya hanya ingin mengungkap fakta soal kasus Novel.

"Nyai hanya membuka fakta kebenearan, dan logika kita dalam berfikir," tambahnya.

Novel Baswedan Tanggapi Laporan Dewi Tanjung: Saya Khawatir Dia Ngerjain Polisi

Ia kemudian membahas ada kemungkinan kasus yang dialami Novel adalah rekayasa, untuk menyelewengkan anggaran berobatnya sebesar Rp 3,5 miliar.

"Novel ini setelah memakai anggaran negara 3,5 miliar, kalau sampai ini adalah rekayasa, dan bohong-bohong, alangkah jahatnya novel," jelas dia.

Menurut Dewi jika benar kasus Novel adalah rekayasa, maka Novel telah membohongi presiden dan rakyat Indonesia.

"Karena dia telah membohongi pertama presiden, kedua seluruh rakyat Indonesia hampir 285 juta jiwa penduduk Indonesia terbohongi," katanya.

Dewi bersikeras untuk membuktikan kebenaran kasus Novel.

"Kalau sampai ini tidak benar (kasus Novel), makannya Nyai mendorong pihak kepolisian untuk membuka fakta kebenaran," lanjutnya.

Kemudian ia menyindir Novel apakah kasusnya benar-benar disiram air keras atau sekadar diteteskan air keras.

"Bahwa ini adalah kasusnya riil, disiram atau ditetesin sama air keras?," tutur Dewi.

Video dapat dilihat mulai menit 0.40:

(TribunWow.com/Anung Malik)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Novel BaswedanDewi TanjungKPK
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved