Breaking News:

Tips Kesehatan

Waspada Jika Vagina Gatal Terus-menerus, Awas Hati-hati Ada Kutu

Jika bagian vagina Anda mengalami gatal yang cukup intens atau terus menerus, sebaiknya Anda haru lebih berhati-hati.

Editor: Atri Wahyu Mukti
ox.ac.uk
Ilustrasi merawat organ intim kewanitaan 

TRIBUNWOW.COM - Jika bagian vagina Anda mengalami gatal yang cukup intens atau terus menerus, sebaiknya Anda haru lebih berhati-hati.

Bisa jadi tandanya kita menderita 5 hal ini, lho!

Walaupun enggak semengerikan yang kita kira, apabila dibiarkan, kita bisa terserang penyakit yang lebih mematikan, seperti kanker!

Makanya, segera cari tahu 5 hal yang bisa menyebabkan vagina kita gatal terus-menerus!

Inilah 10 Cara Mudah Menjaga Kebersihkan Vagina Agar Tetap Sehat, Nomor 6 Lakukan 2 Kali Sehari Ya!

1. Dermatitis kontak

Apa itu dermatitis kontak? Dermatitis kontak sendiri adalah peradangan pada kulit akibat kena suatu zat tertentu yang bikin kulit kita alergi.

Ada banyak banget penyebabnya kita bisa merasakan dermatitis kontak pada vagina kita, seperti celana yang terlalu ketat, sabun mandi, detergen, pembalut, hingga tisu toilet yang punya kandungan parfumnya.

Memang agak susah mencari tahu apa penyebab kita bisa kena dermatitis kontak. Namun sekalinya tahu, kita bakalan gampang banget menghilangkan rasa gatal pada vagina dengan menghindarinya kok.

2. Perubahan hormon

Kalau hormon estrogen kita lagi rendah-rendahnya, vagina kita bakalan terasa gatal banget, deh.

Ini karena bagian vagina kita menjadi tipis, sehingga lebih gampang merasa gatal dan iritasi.

Kalau sudah begini, enggak ada salahnya untuk mencoba makan makanan yang tinggi kandungan estrogen, seperti kacang-kacangan!

Wanita Ini Terlahir Tanpa Vagina, Begini yang Dilakukan Sang Pacar terhadapnya!

3. Lichen sclerosus

Enggak perlu takut dulu dengan namanya.

Lichen sclerosus sendiri sebenarnya adalah kondisi kulit yang menyebabkan adanya bercak putih pada bagian vagina. Nah, terkadang penderita lichen sclerosus juga bisa merasakan gatal intens pada bagian vaginanya.

Kalau sudah kena penyakit ini, sebaiknya kita segera ke dokter. Kalau enggak ditangani dengan cepat, bisa-bisa vagina kita ada bekas lukanya, gampang iritasi, hingga menyebabkan kanker!

Penyebabnya kita bisa kena lichen sclerosus sendiri masih belum jelas, tapi ada baiknya kalau kita menjaga kebersihan vagina dengan baik dan benar.

4. Infeksi vagina akibat bakteri (Bacterial vaginosis)

Simpelnya, infeksi ini bisa terjadi berkat bakteri yang berkembang biak pada daerah vagina yang kita biarkan begitu aja.

Selain menyebabkan rasa gatal berlebih, nfeksi ini juga bisa membuat cairan keputihan kita berubah warna, vagina berbau enggak sedang, hingga rasa terbakar ketika sedang buang air kecil.

Cara menyembuhkan infeksi ini adalah dengan minum antibiotik atau gel dingin yang diberikan dari dokter. Kalau dibiarkan, siap-siap kena penyakit radang panggul!

Sindrom Langka, Perempuan Ini Terlahir Tanpa Vagina, Inilah 4 Faktanya!

5. Kutu vagina

Bukan cuma rambut aja yang bisa berkutu, tapi bagian vagina kita juga bisa!

Kutu di vagina akan membuat rasa gatal di vagina sangat intens.

Untuk menghilangkan kutu pada vagina memang bisa dengan lotion umum yang dijual di apotek. Namun kalau enggak mau menghilang, ada baiknya kita cek ke dokter untuk dimintain pengobatan yang lebih baik.

(Grid.ID/Marcela Oktania)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul "Vagina Gatal Terus? Awas, Bisa Jadi Kita Menderita 5 Hal Ini!"

Sumber: Grid.ID
Tags:
VaginaWanitaMenstruasi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved