Breaking News:

Kabinet Jokowi

Prabowo Masuk Kabinet, Rocky Gerung Sebut 'Kabinet Dempulan' hingga Beri Imbauan Ini pada Jokowi

Pengamat Politik, Rocky Gerung memberikan imbauan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait susunan Kabinet Indonesia Maju.

Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Rocky Gerung saat menyoroti keberadaan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik, Rocky Gerung memberikan imbauan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait susunan Kabinet Indonesia Maju.

Rocky Gerung menyoroti keberadaan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Diketahui, Prabowo Subianto merupakan rival Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu, dan kini menduduki kursi Menteri Pertahanan periode 2019-2024.

Saat menjadi bintang tamu dalam acara 'Rosi' yang diunggah channel YouTube KOMPASTV, Kamis (31/10/2019), Rocky menyebut kabinet Jokowi dengan istilah 'piala kaleng' hingga 'kabinet dempulan'.

Pernyataannya soal Gaji Menhan Dibantah Prabowo, Dahnil Anzar: Saya Belum Konfirmasi

Dahnil Anzar Beri Jawaban soal Gaji yang Dibantah Prabowo, Fahri Hamzah: Jangan Diseret ke Isu Kecil

Untuk menggambarkan susunan kabinet baru Jokowi, Rocky menyebutkan istilah 'amputasi'.

"Tampilan awal kabinet ini mempertontonkan gerakan saling amputasi di antara menteri itu," kata Rocky.

Melanjutkan, Rocky lantas menyebut kemungkinan kabinet Jokowi-Ma'ruf tetap utuh hingga akhir masa jabatan, lima tahun ke depan.

"Terutama lima tahun ke depan kalau sampai lima tahun ya," kata Rocky.

Rosiana Silalahi selaku pembawa acara pun menanyakan maksud perkataan Rocky tersebut.

"Menteri-menterinya kan (maksudnya)?," tanya Rosi.

"Termasuk presidennya itu," jawab Rocky.

Rocky menjelaskan, keberadaan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam kabinet akan terus menjadi sorotan publik.

"Saya mau terangkan karena kamera publik itu akan ke Prabowo sorotannya gitu loh," ucap Rocky.

Terkait keberadaan Prabowo dalam kabinet, Rocky lantas menyinggung tentang munculnya dua matahari dalam pemerintahan.

"Dan itu akan menimbulkan kecemburuan, akan mulai ada dua matahari," ujar Rocky.

"Loh Prabowo kasih postur in optimal forma hari ini, bukan (saya) asal bunyi, tapi saya mau gambarkan itu."

Kekuasaan Prabowo yang pernah menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019 itu disebutnya dapat menimbulkan konflik baru.

Kini, Prabowo selaku Menhan berada di bawah naungan Meneteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Rocky lantas menyinggung soal adanya persaingan antara Mahfud MD dan Prabowo.

"Dan itu bisa menimbulkan semacam waduh mulai ada intrik lagi nih, belum apa-apa udah timbul kesan ada persaingan antara Menko Polhukam dengan Menteri Pertahanan," imbuh Rocky.

"Pak Mahfud sampai mengalami delirium istilah psikiatrinya, gugup dan gagap untuk menerangkan ide yang sederhana di kepala dia terus menerus," ucap Rocky menambahkan.

Terkait susunan kabinet baru, Rocky menyebutnya dengan istilah 'piala kaleng'.

"Itu kan memperlihatkan bahwa ini seperti 'piala kaleng'," kata Rocky.

Tak hanya itu, Rocky melanjutkan pernyataannya dengan menyinggung istilah 'kabinet dempulan' .

"Supaya enggak kedengeran kalengnya didempul tebel gitu, itu 'Kabinet Dempulan' semua," imbuhnya.

Menyebut 'piala kaleng' hingga 'kabinet dempulan', Rocky mengaku sebetulnya tak memiliki kepentingan terkait kabinet Jokow-Ma'ruf.

"Jadi saya bukannya pesimis atau optimis, enggak ada soal bagi saya, saya hanya mengamati postur awal," terangnya.

Pengamat Politik, Rocky Gerung saat memberikan imbauan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait susunan Kabinet Indonesia Maju.
Pengamat Politik, Rocky Gerung saat memberikan imbauan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait susunan Kabinet Indonesia Maju. (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Bantah Tak akan Terima Gaji sebagai Menteri, Prabowo: Kami Pakai untuk Sebaik-baiknya

Selain Tak Gunakan Mobil Dinas, Prabowo Juga Disebut Tak akan Ambil Gajinya sebagai Menhan

Ia lantas menyinggung soal kemungkinan adanya pembentukan kekuasaan (power building) oleh Prabowo.

"Lalu kemudian diisukan Prabowo bikin power bulding segala macam, loh begitu Prabowo terlihat membuat power building dia yang akan di reshuffle pertama itu," ucap Rocky.

"Jadi publik itu dibawa semacam dibawa ke imajinasi yang semakin lama semakin liar."

Lebih lanjut, Rocky memberikan imbauannya pada Jokowi.

"Padahal programnya satu adalah indeks demokrasi turun karena Jokowi tidak mengerti bahwa demokrasi tidak memerlukan persatuan," ujar Rocky.

"Demokrasi memerlukan kemampuan mengelola perbedaan."

Simak video selengkapnya berikut ini menit 4.12:

Selain Tak Gunakan Mobil Dinas, Prabowo Juga Disebut Tak akan Ambil Gajinya sebagai Menhan

Ketua PA 212 Haikal Hassan Akui Dulu Dukung Prabowo Subianto sebelum Jadi Menhan: Kami Enggak Peduli

Alasan Jokowi Pilih Prabowo Jadi Menteri

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (25/10/2019), Jokowi menyampaikan alasan terkait keputusannya memilih Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Jokowi mengaku ingin membbangun demokrasi gotong royong di Indonesia.

"Kita ini pengin membangun sebuah demokrasi gotong royong," ucap Jokowi, Kamis (24/10/2019).

Dalam konstitusi di Indonesia, Jokowi menyebut tak ada istilah oposisi.

Untuk itu lah Jokowi memutuskan menjadikan mantan rivalnya di Pilpres 2019 lalu itu sebagai Menteri Pertahanan.

Ia mengaku mempertimbangkan pengalaman Prabowo dalam dunia TNI selama ini.

"Ya memang pengalaman beliau besar, beliau ada di situ," kata dia. 

(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)

WOW TODAY:

Tags:
Kabinet JokowiRocky GerungJokowiPrabowo SubiantoKabinet Indonesia MajuMahfud MD
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved