Breaking News:

Kabar Tokoh

Lawan Radikalisme, Kapolri Baru Idham Azis Sebut akan Rangkul Kemenag dan Kemensos

Kapolri Baru Republik Indonesia, Idham Azis memiliki strategi pendekatan lunak dan pendekatan keras dalam penanggulangan radikalisme

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribunnews/Danang Traitmojo
Kapolri Komjen Idham Aziz saat lakukan fit and proper test hari ini, Rabu (30/10/2019). Kapolri Baru Republik Indonesia, Idham Azis memiliki strategi pendekatan lunak dan pendekatan keras dalam penanggulangan radikalisme 

Idham mengatakan dirinya akan membuat tujuh prioritas program.

Pertama, mewujudkan SDM unggul.

Kedua, pemantapan harkamtibmas atau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketiga, penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Kempat, pemantapan manajemen media.

Kelima, penguatan sinergi polisional.

Keenam, penataan kelembagaan.

Ketujuh dan terakhir adalah penguatan pengawasan.

5. Menunjuk Kabareskrim Baru untuk Kasus Novel

Idham menjanjikan dirinya akan segera menyelesaikan kasus Novel dengan membentuk Kabareskrim baru.

"Nanti begitu saya dilantik (sebagai Kapolri), saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu (Novel Baswedan)," kata Idham.

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Tito Karnavian Jadi Mendagri meski Kasus Novel Belum Tuntas: Saya Kejar

Kasus Novel Baswedan adalah kasus kontroversial yang hingga kini masih belum selesai.

Pada suatu bukti bernama buku merah, nama Kapolri terdahulu Tito Karnavian tercatat sebagai penerima dana suap.

(TribunWow.com/Anung Malik)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
KapolriIdham AzisKementrian Sosial (Kemensos)Fit and Proper Test
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved