Kabar Tokoh
Lawan Radikalisme, Kapolri Baru Idham Azis Sebut akan Rangkul Kemenag dan Kemensos
Kapolri Baru Republik Indonesia, Idham Azis memiliki strategi pendekatan lunak dan pendekatan keras dalam penanggulangan radikalisme
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Idham mengatakan dirinya akan membuat tujuh prioritas program.
Pertama, mewujudkan SDM unggul.
Kedua, pemantapan harkamtibmas atau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketiga, penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Kempat, pemantapan manajemen media.
Kelima, penguatan sinergi polisional.
Keenam, penataan kelembagaan.
Ketujuh dan terakhir adalah penguatan pengawasan.
5. Menunjuk Kabareskrim Baru untuk Kasus Novel
Idham menjanjikan dirinya akan segera menyelesaikan kasus Novel dengan membentuk Kabareskrim baru.
"Nanti begitu saya dilantik (sebagai Kapolri), saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu (Novel Baswedan)," kata Idham.
• Jokowi Ungkap Alasan Pilih Tito Karnavian Jadi Mendagri meski Kasus Novel Belum Tuntas: Saya Kejar
Kasus Novel Baswedan adalah kasus kontroversial yang hingga kini masih belum selesai.
Pada suatu bukti bernama buku merah, nama Kapolri terdahulu Tito Karnavian tercatat sebagai penerima dana suap.
(TribunWow.com/Anung Malik)