UAS Batal Beri Kuliah di UGM
Ustaz Abdul Somad (UAS) Beri Doa untuk Bangsa Indonesia: Jangan Berkasih Sayang karena Kepentingan
Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan doa untuk masyarakat Indonesia. Simak doanya berikut ini.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan doa untuk masyarakat Indonesia.
Doa itu disampaikan Ustaz Abdul Somad (UAS) saat menjadi narasumber dalam program Fakta, dikutip TribunWow.com dari wawancara eksklusif tvOne, yang diunggah di saluran YouTube Talk Show tvOne, Senin (14/10/2019).
Ustaz Abdul Somad (UAS) saat itu diminta memberitahukan doanya untuk Indonesia oleh presenter Fakta.
• Ustaz Abdul Somad (UAS) Pilih Tenang Hadapi Penolakan UGM: Sekali Hentakan Gelombangnya Luar Biasa
UAS kemudian mendoakan agar masyarakat Indonesia dijadikan oleh Allah menjadi orang yang berkasih sayang bukan karena kepentingan atau karena golongan.
"Ya Allah jadikan kami orang yang berkasih sayang karena Engkau," ujar UAS.
"Bukan berkasih sayang karena golongan. Bukan berkasih sayang karena kepentingan," papar UAS.
Ia menuturkan bahwa jika berkasih sayang berdasarkan kepentingan, bisa berujung permusuhan.
"Karena kalau kita berkasih sayang karena kepentingan, selesai kepentingan kita bermusuhan."
"Jadikan kami orang yang berkasih sayang karena Engkau. Beri kami naungan ketika mendidih panas ubun-ubun, ada yang tenggelam sampai keringatnya ke leher. Di bawah singgasana arsy (langit), hari itu tak ada naungan kecuali naungan Engkau," kata penceramah yang tengah mengenyam bangku kuliah S3 di Sudan ini.
"Jadikan kami istiqomah, tutup usia kami dengan husnul khatimah, hidup ini tidak lama."
"Seakan akan ini hari terakhir, seakan ini tausiyah terakhir, harus semangat," pungkasnya.
Lihat videonya dari menit ke 7.52:
Sedangkan UAS saat itu menjadi narasumber untuk memberikan tanggapan dirinya yang dibatalkan menjadi pengisi kuliah umum di Ruang Utama Masjid Kampus UGM pada Sabtu (12/10/2019) lalu.
Ustaz Abdul Somad (UAS) saat itu direncanakan menjadi pengisi materi kuliah umum bertajuk 'Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK): Pondasi Kemajuan Indonesia'.
Namun acara itu dibatalkan mendekati hari pelaksanaan.