Buzzer Medsos
Sentil Eko Kuntadhi soal Buzzer, Haikal Hassan: Bukan Mencerahkan Publik Bang, Ini Mencelakai Publik
Ketua II Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan sempat menyentil pegiat media sosial, Eko Kuntadhi terkait buzzer yang tengah ramai dibicarakan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
"Coba lihat ikhwanul muslimin, wahabi, salafi, khilafah menguasai jagad kementerian dan pemerintah loh siapa yang menguasai? BUMN pun mereka berselingkuh dengan para mafia, koruptor, politikus, tanpa jiwa yang muaranya," kata dia.
Kemudian, ia turut menyindir buzzer yang datang ke ILC.
"Ini semua ditulis oleh temen-temen buzzer yang orangnya juga di sini soalnya," sindirnya disusul tawa penonton.
Lalu, Haikal membacakan artikel milik Eko Kuntadhi.
Ia menjelaskan, tulisan Eko Kuntadhi salah kaprah.
Tulisan itu mengatakan bahwa Tauhid tidak ada benderanya.
Sedangkan, menurut hadits bendera Tauhid itu memang adanya.'

• Dengar Jawaban Pegiat Media Sosial yang Dituduh jadi Buzzer Istana, Politisi Gerindra Tertawa
"Ini ada lagi, ini 'Bendera HTI bukan bendera Tauhid, bendera Tauhid, Tauhid enggak ada benderanya'. Ini bukan mencerahkan publik Bang Eko, ini mencelakai publik," seru Haikal.
Sehingga, Haikal meminta agar Eko Kuntadhi berhenti membawa masalah agama agar tak dipermalukan.
"Hadits nabi itu ada. Saran saya, bukan tokoh agama enggak usah bawa-bawa agama nanti dipermalukan," imbau Haikal
"Hadits soalnya, jangan, jangan sekali-sekali lagi dilakukan," imbuhnya.
Lihat videonya mulai menit ke- 3:30:
Dalam acara tersebut, Haikal Hassan juga turut membeberkan hukum buzzer bayaran dalam Islam.
Mulanya, Haikal menyinggung kabar adanya buzzer istana dengan buzzer Kertanegara.
Buzzer istana diidentikkan dengan pihak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedangkan buzzer Kertanegara yang identik dengan Mantan Calon Presiden, Prabowo Subianto.