Kasus Ninoy Karundeng
5 Fakta soal Kasus Ninoy Karundeng, Kronologi, Pemicu, Bantahan dan Keterangan Jubir PA 212
Pegiat media sosial, Ninoy Karundeng mengalami tindak intimidasi dan penganiayaan pada Senin (30/9/2019) lalu. Ini fakta-faktanya
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Rekarinta Vintoko
Sedangkan dirinya tak ada di lokasi dari kejadian hingga saat ini.
"Benar-benar ini membuat saya kaget, karena saya sudah lama tidak ada di sekitar lokasi tersebut, dari sebelum kejadian sampai hari ini saya belum pernah ada di lokasi. Maka saya kaget ada apa saya dikait-kaitkan, dengan kasus kejadian yang ramai saat ini," kata Novel Bamukmin.
Mengenai pengakuan pihak Ninoy Krundeng bahwa ada seorang yang dipanggil 'habib' menjadi oknum penganiayaan, Novel justru mempertanyakan balik.
Menurutnya, ada jutaan nama yang memiliki habib, pun dengan gelar habib.
"Maka harus ditanyakan kepada pengacara Ninoy Karundeng itu, siapa? Karena nama habib jutaan, gelar habib jutaan."
"Nah itu harus jelas, dan keterkaitan saya enggak ada, enggak disebut habib saya adalah di situ, karena saya memang tidak pernah ada di lokasi dan tidak ada hubungannya di sekitar lokasi demo pun tidak ada," paparnya.
Lihat videonya:
4. Informasi Novel Bamukmin
Novel Bamukmin lantas menuturkan bahwa kasus Ninoy bukanlah kasus yang besar yang harus mendapat perhatian sedemikian besarnya.
Novel mengatakan Ninoy yang dipulangkan seusai dianiya juga langsung melaporkan apa yang dialami.
"Apa yang kita lihat, itu (Ninoy) hanya luka sedikit yang setelah dipulangkan, selesai diamankan, itu bisa pulang, itu (dia langsung) melaporkan," kata Novel.
Sedangkan diketahui, Ninoy dianiaya lantaran tulisannya yang ia bagikan di Facebook.
Novel kemudian melihat bahwa aksi demo yang membuat sejumlah nyawa hilang tak sebanding dengan kasus Ninoy.
Sedangkan ia berkata memperoleh informasi, asal mula Ninoy dianiaya.
Berdasarkan apa yang ia dapat, Ninoy diduga melakukan provokasi saat meliput aksi demo tersebut.