Breaking News:

Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK

Mabes Polri Ambil Alih Kasus 2 Mahasiswa UHO yang Tewas di Demo Kendari, Polda Sultra Ikut Diperiksa

Mabes Polri tangani kasus tewasnya Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, Tito Karnavian kirim dua tim diawasi Polri serta Ombudsman.

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam menerima mahasiswa UHO yang mendesak pengungkapan kasus yang menewaskan dua rekannya Immawan Randy dan Yusuf Kardawi saat demo. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara, Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, saat berdemo di depan Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019) ditangani langsung oleh Mabes Polri.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (3/10/2019), Polda Sultra yang sebelumnya juga menyelidiki kasus ini pun menjadi pihak yang turut diperiksa.

Kapolda Sultra, Brigjen Merdisyam menyebut Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sudah membentuk tim investigasi dengan melibatkan sejumlah petinggi Polri.

Tunjukan Belasungkawa Terhadap 2 Mahasiswa yang Tewas di Kendari, Kapolda Jatim Titip Karangan Bunga

Merdisyam membeberkan tim investigasi itu dipimpin oleh Itwasum Polri dengan melibatkan Kabareskrim, Kabaintelkam, serta Bid Porpam yang juga melibatkan seluruh elemen terkait.

Penyelidikan itu dilakukan di antaranya dengan investigasi secara internal terhadap para personel.

Hal tersebut untuk mendeteksi adanya kesalahan prosedur yang dilakukan aparat saat mengamankan demo.

"Artinya, ada Investigasi secara internal yang menangani masalah prosedur yang dilakukan apakah sudah benar atau tidak,” ujar Merdisyam, Rabu (2/10/2019).

Proses investigasi kasus kematian dua mahasiswa itu juga diawasi oleh pengawas internal Polri.

Mereka juga didampingi oleh pengawas eksternal seperti Ombudsman RI dan sejumlah unsur masyarakat.

Tito Karnavian Kirim 2 Tim untuk Investigasi Tewasnya 2 Mahasiswa UHO, Wakapolri Terjun ke Kendari

Merdisyam menyebut Polda Sultra termasuk bagian dari objek terperiksa dan seluruh wewenang penanganan kasus ini ada di tangan Mabes Polri.

"Jadi kapasitas saya sebagai Kapolda Sultra bagian dari obyek yang terpisah terkait dari masalah ini," ungkap Merdisyam.

Dalam proses penyelidikan, tim investigasi sejauh ini sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi unjuk rasa.

Dari sana, tim menemukan tiga selongsong peluru dan dua proyektil yang kemudian diuji balistik.

“Unsur pembuktian dengan uji balistik, untuk selanjutnya masih dalam proses dan tentunya kita tunggu saja hasilnya," kata Merdisyam.

"Teknisnya bisa langsung ke tim investigasi, saya Kapolda tentunya membantu prosesnya," imbuhnya.

Curhat Maryanti ke Najwa, Dipaksa Nikah Usia 14 Tahun, 4 Kali Keguguran, Trauma Lihat Anak SMP

Halaman
1234
Tags:
Demo Tolak RKUHP dan RUU KPKPolriUniversitas Halu Oleo (UHO)MahasiswaKendariSulawesi Tenggara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved