Terkini Daerah
Ibu yang Biarkan Bayinya Tewas Tenggelam di Bak Mandi Kini Nangis Sesungkukan: Saya Menyesal Pak
Tersangka YN (20) yang biarkan bayinya yang baru berusia tiga bulan tewas di dalam bak mandi berisi air mengaku menyesal.
Penulis: Desi Intan Sari
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Tersangka YN (20) yang biarkan bayinya yang baru berusia tiga bulan tewas di dalam bak mandi berisi air mengaku menyesal.
Hal tersebut YN ungkapkan saat Kepolisian Resor Cianjur menggelar konferensi pers di halaman Polres Cianjur, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (30/9/2019).
Konferensi pers terkait kasus tewasnya bayi tiga bulan di bak mandi itu digelar pada Minggu (29/9/2019).
YN yang merupakan ibu kandung korban hanya bisa tertunduk di depan para wartawan yang menyorotnya dengan kamera.
• Ibu di Cianjur Tega Biarkan Bayinya Berada di Bak Mandi Berisi Air Penuh hingga Tewas, Ini Motifnya
Setiap kali kamera mengarah ke kepadanya, YN terus menghindar tidak ingin wajahnya tertangkap kamera.
Saat konferensi pers, ibu muda dari Kampung Cisuren, Desa Sukanagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu tampak memakai baju tahanan berwarna biru.
YN yang pada saat itu diwawancarai oleh para wartawan tampak menangis sesengukan.
Ia juga menjawab pertanyaan dari para wartawan dengan tersendat-sendat.
“Menyesal, Pak. Saya menyesal,” ucap YN sembari menangis saat ditanya oleh wartawan.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyebutkan bahwa YN ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pembunuhan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan.
Selain dari penyelidikan YN ditetapkan sebagai tersangka atas pengakuannya.
• Bayi 3 Bulan Ditemukan Tewas di Bak Mandi di Cianjur, Jenazah Pertama Kali Ditemukan sang Nenek
Tersangka diketahui tega membiarkan anak kandungnya yang masih berusia tiga bulan itu di dalam bak mandi sedalam satu meter, dan terisi air penuh dalam waktu lama.
Hal itu menyebabkan bayi tak berdosa itu tewas dan mengambang di dalam bak mandi.
Juang mengatakan kejadian tersebut bermula saat bayi usia tiga bulan itu menangis terus saat hendak dimandikan.
“Kejadiannya saat tersangka hendak memandikan korban. Pengakuannya dia kesal karena bayinya itu terus-terusan menangis saat hendak dimandikan,” ungkap Juang.