Dandhy Laksono Dijerat Ujaran Kebencian
Tanggapi Penangkapan Dandhy Laksono, Komedian asal Papua Mamat Alkatiri Peringatkan Arie Kriting
Komedian asal Papua, Mamat Alkatiri angkat suara soal penangkapan jurnalis Dandhy Dwi Laksono.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Komedian asal Papua, Mamat Alkatiri angkat suara soal penangkapan jurnalis Dandhy Dwi Laksono.
Hal itu diungkapkan Mamat Alkatiri melalui akun resmi Twitternya @MamatAlkatiri pada Jumat (27/9/2019).
Mamat Alkatiri menuliskan sejumlah cuitan terkait Dandhy Dwi Laksono.
Mamat mengatakan, setelah dirinya mendengar adanya penangkapan Dandhy ia lantas memberikan imbauan pada diri sendiri.
Selain itu, ia turut memperingatkan rekan komika dari Papua, Arie Kriting untuk berwaspada.
Mamat meminta agar Arie Kriting kini berwaspada terkait penyampaian aspirasi soal Papua.
"Kalo benar bang Dandhy di tangkap karena postingan soal papua, maka saya dan bang
@Arie_Kriting."
"Harus mulai waspada," ujar Mamat sambil menambahkan emoji senyum.

• Selain Dandhy Laksono, Inilah Sosok yang Juga Dijadikan Tersangka atas Dugaan Ujaran Kebencian Papua
Kemudian, Mamat sempat mengungkapkan bahwa dirinya tengah mencoba berkomunikasi dengan Arie Kriting.
Namun, ia merasa khawatir lantaran nomor Whatsapp milik temannya itu tidak aktif.
"WA bang arie tidak aktif, saya mulai khawatir," cuit Mamat.

Selain itu, komika 27 tahun ini juga sempat mengomentari mantan vokalis, Banda Neira yakni Ananda Badudu.
Ananda Badudu juga sempat dibawa ke Polda Metro Jaya meski pada akhirnya telah dipulangkan.
Ananda Badudu dibawa ke kantor polisi sebagai saksi.
Ia menjadi saksi terkait aliran dana pada mahasiswa yang menggelar aksi demontrasi di depan Gedung DPR RI pada Selasa (24/9/2019) seperti dikutip dari Kompas.com.