Seleksi Pimpinan KPK
Akui Pernah Diragukan saat Pimpin KPK, Antasari Azhar Beri Saran ke Firli Bahuri: Tunggu 3 Bulan
Antasari Azhar ngaku pernah diragukan saat pimpin KPK, ia beri pesan ini kepada Firli Bahuri dan jajarannya, singgung soal tunggakan perkara korupsi.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Sementara mungkin utamanya, Pak Firli dan kawan-kawan dalam waktu singkat ini selesaikan tunggakan-tunggakan perkara," ungkap Antasari Azhar.
"Di situ publik akan lihat keseriusan Anda," tambahnya.
Berikut video lengkapnya (menit ke-0:50):
• Perjalanan Panjang Revisi UU KPK, Ditolak Berulang Kali hingga Akhirnya Disahkan
Kesan Mahfud MD soal Firli Bahuri
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (16/9/2019), Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membeberkan kesannya saat bertemu Firli Bahuri.
Diketahui, dari pemungutan suara DPR pada Jumat (13/9/2019), terpilihlah jajaran Komisioner KPK Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar.
Ketika ditanya apakah mengenal masing-masing sosok Komisioner KPK, Mahfud MD menyebut hanya tahu sekadarnya karena pernah beberapa kali bertemu.
Namun Mahfud MD tidak mengenal secara mendalam masing-masing dari mereka.
Mahfud MD menceritakan kesannya saat bertemu dengan Firli Bahuri.
Menurut Mahfud MD, sosok Firli Bahuri terkesan baik dan sopan.
Namun Mahfud MD mengaku tidak mengetahui secara mendalam bagaimana kemampuan Firli Bahuri dalam menyelesaikan kasus.
• Fahri Hamzah Akui Tak Kaget Jokowi Setujui Revisi UU KPK, Ini Alasannya
"Saya pernah bertemu dengan Firli, kesan saya baik, sopan. Tapi kasus-kasus lain saya tidak tahu, karena saya tidak mengkuti," kata Mahfud MD saat dijumpai di Yogyakarta, Minggu (15/9/2019).
Mahfud MD juga membeberkan dua nama Komisioner KPK yang menurutnya mumpuni, di antaranya adalah Nurul Ghufron dan Lili Pintauli Siregar.
"Bagus itu (Nurul Ghufron) bisa diharapkan. Ada Pintauli juga bagus," ungkap Mahfud MD.
Diketahui, proses pemilihan Komisioner KPK dilakukan melalui pemungutan suara setelah diadakan fit and proper test di ruang Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019) dini hari.