Revisi UU KPK

Romli Atmasasmita Heran dengan KPK yang Tolak Revisi UU: Kalian Tahu, KPK Bukan Siapa-siapa Kok

Perumus UU KPK Romli Atmasasmita mengaku heran dengan penolakan revisi Undang-undang KPK. Ia membeberkan sejumlah hal.

Romli Atmasasmita Heran dengan KPK yang Tolak Revisi UU: Kalian Tahu, KPK Bukan Siapa-siapa Kok
Capture Youtube Indonesia Lawyers Club
Perumus Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Romli Atmasasmita mengaku heran dengan penolakan revisi Undang-undang KPK. 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Pidana yang juga Perumus Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Romli Atmasasmita mengaku heran dengan penolakan revisi Undang-undang KPK.

Hal ini diungkapkan Romli saat menjadi narasumber dalam program Indonesia Lawyers Club dengan tema 'KPK Mau Diperkuat atau Diperlemah?, dikutip TribunWow.com dari saluran YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (10/9/2019).

Romli yang diwawancara via video call mulanya mangatakan heran dengan kegaduhan pro kontra revisi UU KPK.

"Kenapa sekarang pada gaduh? Kenapa sampai pro kontra? Saya juga bertanya. Saya yang membuat dengan kawan-kawan, kok jadi begini KPK? Kok persoalannya jadi begini KPK," ujar Romli.

Ia menuturkan saat membuat kajian, telah ada persetujuan juga dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di tahun 2016.

"Tahun 2016 saya dengan lembaga saya dulu pengkajian independen, membuat penelitian pengkajian, Jusuf Kalla (JK) memberikan kata pengantar," paparnya.

"Launching di Borobudur, saya undang KPK Insinyur Agus (Agus Rahardjo) yang datang, Indonesia Corruption Watch (ICW) saya undang enggak datang, kenapa begini kalian?," sebutnya kembali.

Debat dengan Juru Bicara KPK soal Revisi UU KPK di ILC, Arteria Dahlan: Di Mana Nuranimu?

"KPK kenapa begini. Pak Agus baca, bisa perbaikan internal ke dalam, 2016, sekarang 2019," ulasnya,

"Ada lagi, 2017-2018 ada lagi, audit Investigasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), kalau dibuka hari ini, kalian akan tahu bahwa KPK itu bukan siapa-siapa kok. Biasa-biasa saja. Kalau dilihat begini, kewenangannya luar biasa tapi kok implementasinya biasa-biasa saja menurut saya kok masih seperti ini. Kekeliruan berulang setiap tahun," sindirnya kepada KPK.

Ia pun menuturkan UU KPK telah berjalan selama 17 tahun dan perlu ada perbaikan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved