Revisi UU KPK

Masinton Pasaribu Sebut Ada Perpecahan di KPK: Capim Tak Boleh Biarkan, Jangan Tebang Pilih Perkara

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, mengungkapkan selama ini terdapat perpecahan (friksi) di internal KPK.

Masinton Pasaribu Sebut Ada Perpecahan di KPK: Capim Tak Boleh Biarkan, Jangan Tebang Pilih Perkara
Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Masinton Pasaribu dalam tayangan KOMPASTV 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, mengungkapkan selama ini terdapat perpecahan (friksi) di internal Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). 

Masiton Pasaribu menyebutkan, calon pimpinan (capim) KPK yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Gedung DPR RI, Rabu (11/9/2019) diharapkan tidak membiarkan perpecahan itu terus terjadi. 

Hal itu ia sampaikan pada tayangan langsung saluran YouTube KOMPASTV, Rabu (11/9/2019). 

Awalnya, Masinton menjelaskan perihal hal yang dinilai dalam uji kepatutan dan kelayakan capim KPK. 

"Yang pertama kami akan mendalami terkait leadership-nya, kedua tentang pemahaman dalam konteks hukum, penerapan hukum, seperti itu ya."

Soal Revisi UU KPK, Jokowi: Jangan sampai Independensi KPK Menjadi Terganggu

"Kemudian kami akan dalami intergritas dan komitmen calon-calon pimpinan KPK ini dalam konteks agenda pemberatasan korupsi," ucap Masinton Pasaribu.

Ia lantas membahas tentang hubungan antara revisi undang-undang (UU) KPK dengan uji kepatutan dan kelayakan  capim yang diselenggarakan hari ini. 

Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu, Anggota Komisi II DPR RI (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Masinton Pasaribu menilai, revisi undang-undang itu bertujuan untuk membawa KPK menjadi lebih baik.

"Jadi memang ini kan pandangan dari masing-masing calon ya, artinya mereka membutuhkan ada perubahan aturan dan juga kita harapkan nanti melalui perubahan aturan itu juga ada perubahan dalam penataan institusi KPK itu," kata dia.

Masinton Pasaribu lantas mengungkapkan, di internal KPK terdapat perpecahan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved