Revisi UU KPK

DPR Bukukan Penyimpangan yang Dilakukan KPK, Arteria Dahlan: Saya Kasih ke Pak Karni Satu

Arteria Dahlan menunjukan sebuah buku yang berisi peyimpangan-penyimpangan KPK selama bertugas sebagai lembaga hukum.

DPR Bukukan Penyimpangan yang Dilakukan KPK, Arteria Dahlan: Saya Kasih ke Pak Karni Satu
YouTube Indonesia Lawyers Club
Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan. 

TRIBUNWOW.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah membukukan sebuah laporan mengenai penyimpangan-penyimpangan yang dilakuakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansir TribunWow.com, anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan menujukkan buku tersebut saat diundang pada acara Indonesia Lawyers Club yang tayang di tvOne, Selasa (10/9/2019).

Buku yang berisi penyimpangan KPK ditunjukkan setelah Arteria Dahlan menjelaskan beberapa penyimpangan yang dilakukan KPK.

Menurut Arteria Dahlan, penyimpangan yang dimaksud di antaranya saat KPK melakukan penyadapan, dalam melakukan tugasnya.

Fahri Hamzah Nilai Banyaknya Penangkapan KPK Bisa Kurangi Investor, Sudjiwo Tedjo Bantah Begini

Arteria Dahlan menyebut bahwa penyadapan yang dilakukan KPK, tidak pernah mendapat pengawasan dari pihak manapun.

"Pak Karni tahu enggak, penyadapan KPK itu adalah penyadapan yang tidak pernah diawasi pak. Kenapa? Menkominfonya (Menteri Komunikasi dan Informatika) takut pascakeputusan MK," ucap Arteria Dahlan.

Ia mengaku menyampaikan hal tersebut agar publik mengetahui, bahwa penyadapan yang dilakukan KPK tidak terawasi.

Selain itu, DPR mengaku kecewa dengan KPK karena sangat sulit untuk ditemui.

Karena hal itu, DPR hanya bisa meminta laporan berkala dari KPK.

Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan menunjukan buku yang berisi laporan penyimpangan KPK selama betugas.
Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan menunjukan buku yang berisi laporan penyimpangan KPK selama betugas. (YouTube Indonesia Lawyers Club)

"Berikutnya juga mengenai 'Kalau begitu Anda buat laporan berkala'. Kenapa laporan berkala? Saya katakan juga Pak Karni, sedih enggak mitra kerja kami yang namanya KPK ini, kita ketemunya susah sekali pak," ujar Arteria Dahlan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved