Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
Saksi Kecelakaan di Tol Cipularang, Subhana Akui Sulit Kendalikan Truk: Susah Saya Rem, Angkut Pasir
Pengemudi dump truck kedua, Subhana memberikan kesaksian soal kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan di KM Tol Cipularang Senin (2/9/2019).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan 20 kendaraan di KM Tol Cipularang Senin (2/9/2019).
Kecelakaan tersebut diawali dengan tergulingnya dump truck yang membuat banyak kendaraan mengantre.
Hingga pada akhirnya datanglah dump truck kedua yang menubruk deretan mobil yang tengah mengantre tersebut.
Pengemudi dump truck kedua, Subhana mengatakan dirinya melaju dengan kecepatan 63 km per jam sebelum tabrukan terjadi.
"Seingat saya, kecepatan saya 63 km per jam pak. Di depan saya mobil pada berhenti," kata Subhana dikutip Tribun Wow dari Tribun Jabar pada Selasa (3/3/2019).
Ia mengaku kaget ketika melihat ternyata banyak mobil yang berhenti di depannya.
Subhana mengakui kalau truknya susah untuk direm.
• Kapolda Jawa Barat Ungkap Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Segera Tetapkan Tersangka
"Tiba-tiba di depan pada berhenti semua. Kecepatan saya 63. Susah saya rem karena angkutan saya pasir, berat," ungkapnya
Akibat susah direm, truk yang dikemudikannya menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Namun, ia sempat membanting setir ke kiri.
"Enggak ke rem, jebred jebred jebred, saya nabrak truk boks dan saya banting ke kiri dan nyaris ke jurang," lanjut Subhana.
Truk yang dikemudikan Subhana terlihat berada di bibir jurang setinggi sekita 15 meter.
Depan mobil berada di bibir jurang, sedangkan ekornya berada di bahu jalan.
Subhana mengungkapkan, dirinya juga mengenal sopir dump truck yang pertama, yakni Dedi.
Awalnya Subhana dan sopir dump truck Dedi (50) berangkat bersama dari Cianjur.
• Korban Tol Cipularang Kaget Mobilnya Berada di Semak-semak, Selamat setelah Air Bag Keluar