Kalimantan Timur Ibu Kota Baru
Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Bupati Penajam Paser Utara Yakinkan Tidak Ada Hutan Lindung Dibabat
Keputusan ibu kota pindah ke Kaltim buat Panejam Paser Utara harus siapkan lahan untuk pembangunan. Lahan itu dipastikan tidak gunakan hutan lindung.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Kalau saya bayangkan berapa yang diperlukan pemerintah ini, negara memerlukan berapa, maka segitulah yang kami siapkan," jelas Abdul Gufron.
• Masyarakat Penajam Utara Antusias Ibu Kota RI Pindah ke Kaltim, Bupati Siapkan Lahan yang Dibutuhkan
Bahkan ia juga mengatakan akan menyiapkan lahan, walau itu sampai memakan luas tanah 100-200 ribu hektar.
Aiman pun menanyakan mengenai adanya kemungkinan membabat hutan lindung yang ada di Kaltim untuk pembangunan ibu kota negara yang baru.
"Di atas 100 hektar, 200 ribu hektar yang kemungkinan dibutuhkan oleh negara, siap? Tanpa kemudian membabat hutan lindung?," tanya Aiman.
Abdul Gufron pun yakin akan memberikan lahan sesuai dengan kebutuhan pemerintah.
Ia juga meyakinkan bahwa kawasan hutan lindung akan tetap aman, tanpa adanya pembabatan hutan.
"Siap. Insya Allah," ucap Abdul Gufron tegas.
Abdul Gufron pun mengatakan bahwa sudah ada tanah kosong yang siap digunakan oleh negara.
"Tanah kosong dan punya negara?," tanya Aiman.
• Tanggapi soal Pemindahan Ibu Kota RI ke Kaltim, Mardani Ali: Negara Perlu Dikelola dengan Akal Sehat
Bupati Penajam Paser Utara pun menegaskan, bahwa lahan yang akan digunakan adalah tanah kosong dan memang milik negara.
"Artinya untuk mengambil alih tidak sulit. Meskipun ada satu dua orang segelintir memanfaatkan, bisa dilakukan pendekatan," ucap Aiman.
Bagi Abdul Gufron, dalam pemilihan lahan pihaknya tetap menghormati undang-undang yang sudah ada.
Namun ia akan berusaha semampu mungkin untuk memenuhi kebutuhan negara, dengan menyiapkan lahan untuk ibu kota negara yang baru.
"Tetap kita akan menghormati perundang-undangan dan aturan di republik ini, tetapi kalau negara yang meminta, apapun itu harus kita wujudkan," ujar Abdul Gufron.
Lihat video pada menit ke-30:17:
(TribunWow.com/Ami)
WOW TODAY: