Bopong Jenazah

Video Detik-detik Pria Bopong Jenazah karena Puskemas Tolak Antarkan, Sempat Naiki Jembatan

Sebuah video pria bopong jenazah sang anak viral di sosial media, terlihat seorang pria yang memakai jaket menggendong mayat anaknya menaiki jembatan.

Video Detik-detik Pria Bopong Jenazah karena Puskemas Tolak Antarkan, Sempat Naiki Jembatan
YouTube Tribunvideo
Pria yang bopong jenazah sang anak karena ambulans tolak mengantarkan ke rumah duka, Sabtu (24/8/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video pria bopong jenazah viral di sosial media.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria yang memakai jaket menggendong mayat hingga naik ke jembatan penyeberangan.

Diketahui, tindakan itu terjadi karena Puskesmas Cikokol menolak untuk mengantarkan jenazah.

Pihak Puskesmas Cikokol, Tangerang menolak untuk meminjamkan ambulans untuk mengantar jenazah korban tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang ke rumah duka.

Pihak keluarga yang bingung, langsung membawa pulang jenazah dengan membopongnya sambil berjalan kaki menuju rumah duka yang ada di Kampung Kelapa, Kota Tangerang.

Apa Alasan Puskesmas Cikokol Tolak Antarkan Jenazah Husen hingga Harus Dibopong Ayahnya Jalan Kaki?

Diketahui dari channel YouTube Buletin iNews yang tayang pada Sabtu (24/8/2019), jenazah yang bernama Husein (8) tewas setelah tenggelam di Sungai Cisadane.

Ia ditemukan dalam kondisi tewas dan langsung dibawa ke puskesmas Cikokol.

Kesedihan keluarga semakin menjadi saat mengetahui pihak puskesmas, tidak bisa mengantar jenazah Husein pulang ke rumah duka.

Pihak puskesmas menyebut ambulans hanya digunakan untuk membawa pasien yang masih hidup.

Setelah lebih dari satu jam terlantar di puskesmas, pihak keluarga pun memutuskan membawa pulang jenazah sendiri tanpa bantuan dari puskesmas.

Ini Sosok Pria yang Bopong Jenazah Anaknya Jalan Kaki karena Ambulans Puskesmas Cikokol Tolak Antar

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved