Kabar Ibu Kota

Alasan Anies Baswedan Kendalikan Polusi Udara di Jakarta dengan Tanam 100 Ribu Bougenville

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengendalikan polusi udara di Ibu Kota dengan menanam tanaman bougenville.

Alasan Anies Baswedan Kendalikan Polusi Udara di Jakarta dengan Tanam 100 Ribu Bougenville
Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengendalikan polusi udara di Ibu Kota dengan menanam tanaman bougenville, Minggu (18/8/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengendalikan polusi udara di Ibu Kota dengan menanam tanaman bougenville.

Alasan mengendalikan polusi udara dengan bougenville itu disampaikan Anies Baswedan melalui akun Instagram miliknya, @aniesbaswedan, Minggu (18/8/2019).

Anies Baswedan berharap dengan menanam bougenville bisa mengurangi polusi udara yang menjadi satu di antara masalah besar Ibu Kota.

Anies menjelaskan, 100 ribu bougenville ditanam di Jakarta lantaran tanaman hias ini juga sangat baik dalam menyerap polusi udara.

Bahkan, ia menuturkan tanaman bougenville dinilai ampuh dalam menyerap polusi udara tingkat tinggi.

Anies Baswedan akan Gelar Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Ini Kata Mendagri hingga Walhi

Selain berfungsi menyerap polusi, tanaman jenis ini juga bisa untuk mempercantik tampilan wajah Ibu Kota.

Ia menambahkan, untuk mewujudkan Jakarta menjadi Ibu Kota ramah lingkungan, maka pihaknya akan membangun 200 taman.

Tak tanggung-tanggung, dirinya juga menyatakan akan menaman 2 juta tanaman hingga tahun 2022 nanti.

"Pagi hari ini Pemprov DKI Jakarta mulai menanam 100.000 bunga bougenville di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, sebagai bagian dari #7InisiatifUdaraBersihJakarta.⁣⁣
⁣⁣
Kita ingin mewujudkan Jakarta menjadi kota lestari, apa yang kita manfaatkan hari ini merupakan pinjaman dari generasi anak cucu kita maka dari itu kita harus wariskan kota ini dalam keadaan baik, karena itu memastikan hal itu adalah tanggung jawab kita bersama.⁣⁣
⁣⁣
Tanaman bougenville sebagai tanaman penyerap polusi udara tingkat tinggi dan kita berharap nanti di Jakarta terus ditanami berbagai tanaman yang sesuai dengan relevansi kebutuhannya.⁣⁣

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengendalikan polusi udara di Ibu Kota dengan menanam tanaman bougenville, Minggu (18/8/2019).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengendalikan polusi udara di Ibu Kota dengan menanam tanaman bougenville, Minggu (18/8/2019). (Instagram @aniesbaswedan)

 

Haji Lulung Sebut Anies Baswedan Malah Senang di-Bully dan Klaim Dirinya Layak Jadi Wakil Gubernur

#2RatusTaman2JutaTanaman ini semua dikerjakan sebagai gerakan yang melibatkan masyarakat dengan konsep kolaborasi melibatkan berbagai komunitas. Sesudah ini ditanam bantu bersama untuk merawat, karena ini tanaman kita agar membuat Jakarta tampil lebih indah bersih dan asri.⁣⁣
⁣⁣
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kehutanan DKI Jakarta akan membangun 200 taman dan 2.000.000 tanaman (500.000 pohon dan 1.500.000 tanaman hias) sampai dengan tahun 2022. Pada tahun 2019 ini kita membangun 53 #TamanMajuBersama di berbagai lokasi di Jakarta.⁣⁣

Selain penanaman 100.000 bougenville di Jl Sudirman-Thamrin, Tanggal 19 Agustus 2019 akan dimulai penanaman serentak tanaman penyerap polutan di 6 Kantor Walikota/Bupati oleh jajaran perangkat daerah dan 100 sekolah negeri oleh para guru dan murid sekolah," tulis Anies.

 

 

Kualitas Udara Jakarta Minggu 18 Agustus 2019 Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia

Sementara dikutip dari Kompas.com, Anies menjelaskan langkah menanam bougenville itu merupakan langkah awal Pemprov DKI Jakarta untuk mengendalikan kualitas udara di Jakarta.

Anies berharap, penanaman ini bisa menarik perhatian warga supaya ikut berkontribusi.

Ia meminta warga dan Pemprov DKI bisa bekerja sama untuk membangun Ibu Kota menjadi lebih baik lagi.

"Sesudah ini (tanaman Bougenville) ditanam, bantu untuk dirawat. Ini tanaman kita, bukan tanaman pemerintah," jelas Anies.

(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti)

WOW TODAY

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved