Breaking News:

Trending Mati Lampu

Tak Andalkan PLN, Kantor YLKI Pakai Solar Panel hingga Hemat Biaya Listrik 45 Persen

Kantor Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ternyada sudah menggunakan solar panel sebagai penyuplai aliran listrik.

Tayang:
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture/YouTube
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi 

"Yang kedua, (adanya) insentif, karena memang mahal untuk pasang itu biayanya mencapai 200 juta untuk 30 kWp," lanjutnya.

Apabila pemerintah tidak dapat memberikan isnentif viskal, maka menurut Tulus masyarakat yang dapat memasang solar panel adalah dari kalangan menengah ke atas.

"Kalau tidak ada insentif viskal atau dari pemerintah pembebasan pajak dan segala macam ya masyarakat masih berat untuk itu," ucap Tulus.

Soal Kabar Pemotongan Gaji Karyawan PLN, Abdul Kadir Karding: Itu Ngawur dan Enggak Mikir

Di Mata Najwa, PLN Nyatakan Siap Terima Keputusan jika Ada Tuntutan Hukum yang Dilayangkan

"Kecuali untuk masyarakat yang punya concern, yang punya uang karena ini kan kelompok kelas menengah, jadi mereka punya kesedaran," lanjutnya.

Mantan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN, Herman Daniel Ibrahim, menyampaikan bahwa penerapan solar panel dapat dicontoh dari negara maju seperti California, Amerika Serikat (AS).

Di California, pemasangan panel surya hanya sebesar 10 dolar AS. 

Meskipun barang elektronik yang digunakan berjumlah banyak, namun biaya tersebut tidak akan bertambah. 

"Kalau referensinya di negara maju, teman saya tinggal di California, anda bayar sekitar 10 dolar, kalau punya solar televisi di rumah, berapapun anda pakai anda akhirnya bayar 10 dolar gitu loh," kata dia.

Menurutnya peraturan semacam ini perrlu diterapkan di Indonesia karena saat akan memasang solar panel mereka tidak perlu membandingkan dengan  harga pasang listrik PLN yang jauh lebih murah.

"Kita sebenarnya memerlukan peraturan semacam itu," kata Herman.

"Kalau peraturan semacam itu ada, orang waktu masang itu enggak ngitung lagi, kalau sekarang orang masang pasti membanding-bandingkan sama harga PLN,"ucap dia.'

Lihat video berikut ini menit 4.02:

PLN Beri Kompensasi Rp 865 Miliar, Arif Puyuono: Direksi Enggak Becus Kerja Harus Dipecat

Sebelumnya dalam acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (7/8/2019), Najwa Shihab selaku acara membahas tentang energi baru terbarukan. 

Energi baru terbarukan dinilai dapat menjadi solusi jika terjadi blackout

Diberitakan sebelumnya, wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik atau blackout pada Minggu (4/8/2019).

Halaman 2/3
Tags:
Perusahaan Listrik Negara (PLN)Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)Listrik Padam
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved