Trending Mati Lampu
PLN Beri Kompensasi Rp 865 Miliar, Arif Puyuono: Direksi Enggak Becus Kerja Harus Dipecat
Arief Poyuono, menyebut para direksi PLN yang tidak becus kerja harus segera dipecat.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono, menyebut para direksi PLN yang tidak becus kerja harus segera dipecat.
Arief Poyuono mengungkapkan setelah kejadian blackout belum lama ini, PLN harus mengeluarkan dana Rp 865 miliar untuk membayar kompensasi.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa, Rabu (7/8/2019) malam.
Arief Poyuono menyebutkan bahwa blackout itu tak hanya merugikan masyarakat, namun juga merugikan negara.
• Diminta Tanggapi Kemarahan Jokowi, Mantan Dirut PLN Sebut Pelaporan Sripeni Kurang Puaskan Presiden
Hal tersebut disebabkan kompensasi Rp 865 miliar yang akan dibayarkan PLN berasal dari uang negara.
Mengenai kerugian itu, Arief menilai direksi PLN seharusnya dipecat karena tidak bekerja dengan baik.
"Apapun ini kan sudah fakta, bahwa akhirnya akibat PLN memadamkan listrik, PLN rugi bayar kompensasi Rp 850 miliar (red- Rp 865 miliar)," kata Arief.
"Duit negara hilang Rp 865 miliar kan artinya apa, direksi enggak becus kerja, artinya direksi harus dipecat," ucapnya.
Arief menilai pemecatan terhadap direksi PLN yang kini menjabat adalah hal yang patut dilakukan mengingat gaji mereka yang besar namun justru menyebabkan kerugian negara.
"Yang angkat kepala devisi pengatur beban siapa, yang jaga-jaga itu siapa, kan direksi," ucap dia.
"Kalau direksi enggak dipecat enak amat, gaji gede dibebankan tanggung jawabnya pada GM (General Manager) ini, pokoknya sudah jelas bahwa PLN rugi 850 miliar akibat bayar kompensasi," lanjutnya.

• Reaksi Najwa Shihab saat Perwakilan PLN Akhirnya Bersedia Jadi Narasumber: Mau Terbuka Hatinya
Mendengar hal tersebut, Mantan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN, Herman Darnel Ibrahim, yang saat itu juga menjadi narasumber di acara Mata Najwa kemudian memotong pernyataan Arief.
Ia menilai jika para direksi dipecat karena peristiwa blackout, maka tidak akan ada orang yang ingin menjabat di posisi itu lagi di PLN.
"Kalau blackout saya kira orang enggak mau jadi direksi," potongnya.
Namun Arief menganggap pemecatan ini sebagai pelajaran moral agar direksi PLN selanjutnya dapat mencegah terjadinya blackout.