Trending Mati Lampu
Soal Kabar Pemotongan Gaji Karyawan PLN, Abdul Kadir Karding: Itu Ngawur dan Enggak Mikir
Abdul Kadir Karding menyebut keputusan pemotongan gaji karyawan PLN untuk membayar kompensasi bagi korban blackout adalah keputusan yang ngawur.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Menurutnya, pemotongan gaji karyawan itu bisa digunakan untuk memberi efek jera.
"Tapi kalau sebagai punishment and reward bisa dilakukan," kata Tulus.
Najwa Shihab lalu bertanya pada Mantan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN, Herman Darnel Ibrahim, tentang pemotongan gaji di PLN.
Herman mengaku selama bekerja di PLN, ia tidak pernah dipotong gaji, meskipun blackout beberapa kali terjadi.
Menurutnya, apabila pemotongan gaji itu menimbulkan rasa tidak ikhlas bagi karywan PLN, maka itu lebih baik tidak dilakukan.
"Tidak pernah dan menurut saya juga begini, jika sesuatu dilakukan dan orang tidak ikhlas, itu tidak baik menurut saya," ucapnya.
Lihat video berikut ini menit 6.37:
PLN Menolak Ditanya Perihal Pemotongan Gaji Karyawan
Sebelumnya, Senior Executive Vice President PT PLN, Yuddy Setyo Wicaksono, mengaku tidak bisa menjawab pertanyaan Najwa Shihab tentang kabar pemotongan gaji karyawan PLN.
• PLN Beri Kompensasi Rp 865 Miliar, Arif Puyuono: Direksi Enggak Becus Kerja Harus Dipecat
Yuddy menyatakan perihal pemotongan gaji karyawan itu merupakan wewenang dari bagian keuangan PLN.
"Dan apakah betul kompensasi itu akan diambil salah satunya lewat pemotongan gaji karyawan PLN?," tanya Najwa.
Yuddy menyebutkan bahwa perihal sumber dana kompensasi merupakan wewenang dari bagian keuangan PLN.
"Itu hal yang berbeda, itu bukan scope saya juga. Karena pengambilan dana itukan di keuangan," ucap Yuddy.
Saat Najwa mencoba kembali memberikan pertanyaan yang sama, Yuddy tetap mengaku tidak dapat menjawabnya.
"Jadi iya atau tidak akan ada pemotongan gaji pegawai PLN?," tanya Najwa Shihab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pembawa-acara-mata-najwa-najwa-sh.jpg)