Kasus Korupsi

Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Kudus, KPK Temukan Adanya Tarif untuk Isi Jabatan

KPK berhasil memperoleh keterangan terkait besaran tarif yang dipasang Bupati Kudus, Muhammad Tamzil, untuk mengisi jabatan tertentu di Pemkab Kudus.

Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Kudus, KPK Temukan Adanya Tarif untuk Isi Jabatan
TribunJateng.com/NDTV
Bupati Kudus M Tamzil yang terjaring OTT KPK, minta uang ke staf untuk lunasi cicilan mobil Nissan Terrano. 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil memperoleh keterangan terkait besaran tarif yang dipasang Bupati Kudus, Muhammad Tamzil, untuk mengisi jabatan tertentu di Pemerintah Kabupaten Kudus.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Selasa (30/7/2019), besarnya tarif yang digunakan dalam jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Kudus ini merupakan hasil kesepakatan dua pihak.

Yakni oleh calon pegawai dan pejabat Pemkab Kudus, dalam hal ini Muhammad Tamzil.

KPK Periksa Mobil Terrano, Diduga Jadi Alasan Bupati Kudus Lakukan Korupsi

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyatakan bahwa besarnya tarif yang dipasang tergantung dari jabatan yang diinginkan oleh si calon pegawai.

Semakin tinggi jabatan, maka jumlah tarif yang harus dibayar juga akan semakin besar.

"Tapi itu (tarif) tergantung dengan posisi, apakah eselon 2 atau 3 dan kewenangan-kewenangan mereka. Itu poin yang kami gali lebih lanjut dalam proses ini," ucap Febri Diansyah.

Namun, Febri Diansyah mengungkapkan bahwa pihak KPK belum bisa mengungkapkan besarnya tarif yang dipasang oleh Muhammad Tamzil untuk merekrut pegawai baru di lingkungan Pemkab Kudus.

Hal ini disebabkan karena pihaknya masih mendalami dan melakukan penyelidikan lanjutan dalam kasus ini.

"Kami menemukan memang ada tarif untuk mengisi jabatan-jabatan tertentu, saya belum bisa menyampaikan secara spesifik untuk saat ini. Karena proses penyidikan masih berjalan," ucapnya.

Bupati Kudus Terancam Hukuman Mati terkait Kasus Korupsi, Begini Penjelasan Pakar Hukum

Temuan KPK terkait tarif yang dipasang oleh Muhammad Tamzil untuk menerima calon pegawai baru diawali dengan diadakannya penggeledahan beberapa ruangan di kompleks Sekertariat Pemkab Kudus, Minggu (28/7/2091) lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved