Kabar Tokoh

Disebut Tak Kooperatif saat Penyelidikan di Singapura, Novel Baswedan Angkat Bicara

Novel Baswedan sempat disebut tidak kooperatif dalam mengjalani pemeriksaan. Ia mengaku pihak penyidiklah yang tidak ikuti prosedur.

Disebut Tak Kooperatif saat Penyelidikan di Singapura, Novel Baswedan Angkat Bicara
Kompas.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan 

Hal itu harus dilakukan, karena saat di Singapura, Novel Baswedan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia juga mengaku sudah bersedia untuk diperiksa dan memberikan keterangan, atas penyerangan yang terjadi padanya.

Namun saat TGPF ataupun polri akan memulai pemeriksaan, Novel Baswedan sedang menjalani pengobatan di Singapura.

Akui Kecewa dengan Hasil Investigasi TGPF, Novel Baswedan: Mereka Mengada-ada, Saya Enggak Ngerti

"Ketika proses penyerangan dituangan dalam BAP sedangkan saya ada di luar negeri dan juga dalam keadaan sakit dan rawat inap di rumah sakit, ada mekanisme untuk memeriksa orang di luar negeri," ucap Novel Basewedan.

Novel Baswedan menyebut tim yang akan melakukan pemeriksaan tidak memenuhi aturan yang ada di Singapura.

"Ada otoritas negara lain yang itu ada komunikasi dan izin. Dan ada komunikasi dengan dokter dan pihak rumah sakit," ucap Novel Baswedan.

"Hal itu tidak pernah ditempuh, apakah terus itu berarti, ketika hal itu tidak ditempuh oleh penyidik itu berarti saya dianggap tidak kooperatif?," tambahnya.

Bantah Novel Baswedan Gunakan Kekuasaan Berlebih, Agus Rahardjo: Semua Butuh Persetujuan Ketua KPK

Bahkan, Novel Baswedan mengaku sudah memberikan keterangan setelah keluar dari rumah sakit.

Ia memberikan keterangan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Singapura.

"Seingat saya, dua minggu paling lama setelah saya keluar, saya memberikan keterangan di KBRI. Letak tidak kooperatifnya di mana?

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved