Breaking News:

Terkini Daerah

5 Fakta Pembunuhan Presenter TVRI yang Tewas di Selokan, Motif Pelaku hingga Penuturan Saksi

Fakta-fakta yang terungkap pembunuhan presenter TVRI yang ditemukan tewas diselokan.

Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Pelaku pembunuhan presenter TVRI berkaos hitam dan berambut cepak ditangkap polisi di salah kamar indekos di Jalan Abunawas Kendari, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sujumlah fakta terungkap terkait pembunuhan presenter TVRI yang ditemukan tewas diselokan.

Pelaku mengaku motifnya membunuh korban dikarenakan korban telah melakukan pelecehan terhadapnya.

"Pelaku merasa sakit hati karena korban pernah melecehkan pelaku secara fisik. Soal dilecehkan bagaimana, kami masih selidiki lagi pelaku", ujar Jemi Junaidi, dilansir oleh Kompas.com, Minggu (21/7/2019).

Presenter TVRI di Sulawesi Tenggara Ditemukan Tewas, Pelaku Mengaku Sakit Hati pada Korban

Berikut 4 fakta yang dirangkum oleh TribunWow.com, terkait pembunuhan presenter TVRI, Senin (23/7/2019):

1. Korban Ditemukan di Selokan

Presenter TVRI yang diketahui bernama Abu Saila alias Aditya ditemukan tewas di selokan, pada Minggu (21/7/2019).

Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di bagian perut, dahi, dan lengannya.

Ketika ditemukan korban masih mengenakan kaos hitam dan celana pendek berwarana krem.

Ditemukan Tewas, Presenter TVRI Sempat Pamit ke Istri untuk Lakukan Hal Ini tapi Malah Tak Pulang

2. Penuturan Saksi

Seorang warga sekitar lokasi kejadian bernama Dija (40) melihat Abu Saila alias Aditya sudah tergeletak berlumuran darah di selokan.

"Saya langsung memberi tahu Pak RT yang memang saya temui buang sampah" ujar Dija (22/7/2019) seperti dikutip dari Tribun Manado.

3. Pelaku Mengaku Dilecehkan

Dikutip dari Kompas.com, Senin (22/7/2019), Achfi Suhasim (29) yang menjadi pelaku sudah tertangkap di sebuah kamar kos di jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pelaku mengaku sakit hati lantaran pernah dilecehkan secara fisik oleh korban.

"Setelah saya tikam, korban lari dan teriak minta tolong. Saya kemudian lari tinggalkan, saya sadar saat melakukan itu", ujar Achfi Suhasim.

Halaman
12
Tags:
Televisi Republik Indonesia (TVRI)Kasus Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved