Kabar Tokoh
Ditanya soal Minatnya jika Masuk Kabinet Baru, Ahok: Seandainya Pak Jokowi Ada di Sini
Dalam tayangan BTP Vlog, Ahok menjelaskan soal banyaknya tawaran jabatan selepas ia bebas dari penjara.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ada yang menarik disampaikan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Dalam tayangan BTP Vlog, Ahok menjelaskan soal banyaknya tawaran jabatan selepas ia bebas dari penjara.
Dilansir dari tayangan Panggil Saya BTP edisi Rabu (17/7/2019), Ahok tampak menjawab pertanyaan dari salah seorang jemaat soal karirnya.
"Jika diminta kembali jadi pejabat, mau enggak? Kalau bisa jadi gubernur kami aja," tanya seorang jemaat dilansir TribunnewsBogor.com.
Mendengar pertanyaan tersebut, Ahok pun lantas tertawa.
Ia menyebut bahwa pertanyaan terkait karir itu adalah pertanyaan klasik.
"Ini pertanyaan klasik ya," kata Ahok.
• Mahfud Sebut Ahok Tidak Bisa Maju jadi Capres atau Menteri, Ini Jabatan yang Bisa Diemban Ahok
Lebih lanjut, Ahok pun mengurai jawabannya terkait tawaran untuk menjadi pejabat.
Diakui Ahok, tawaran pekerjaan di bidang bisnislah yang sebenarnya banyak ia dapatkan.
Bahkan, Ahok mengaku bahwa dirinya sempat ditawari gaji tinggi dengan bonus yang besar.
Tawaran itu Ahok dapatkan dari rekan sebelumnya jarang ia temui.
"Berhenti jadi pejabat itu, banyak tawaran kerja. Teman lama waktu saya jadi Gubernur jarang ketemu, sekarang tawarin saya kerja sama mereka. Kasih saham kosong, macam-macam ini. Dari gaji yang lumayan sampai waw banget," imbuh Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga mengaku bahwa dirinya sampai dikirimi banyak mobil oleh rekannya itu.
Kiriman mobil tersebut rupanya digunakan sebagai cara agar Ahok mau menerima pekerjaan yang ditawarkan.
"Sampai ada yang kirimin mobil. Hingga garasi mobil Ahok penuh akibat kiriman tersebut," pungkas Ahok.
Tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis itu pun akhirnya membuat Ahok goyah.
Sebab diakuinya, pekerjaan sebagai pejabat itu tidak menghasilkan uang banyak.