Pilpres 2019

Anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi Sebut Paslon 02 Ikut Tanda Tangani Pengajuan Sengketa Pilpres ke MA

Nicholay Aprilianto memberikan bantahan soal sengketa pilpres yang dibawa ke MA tanpa sepengetahuan Prabowo-Sandi.

Anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi Sebut Paslon 02 Ikut Tanda Tangani Pengajuan Sengketa Pilpres ke MA
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Anggota tim kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nicholay Aprilindo, dalam sebuah diskusi di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Tim Hukum pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Nicholay Aprilianto memberikan bantahan soal sengketa pilpres yang dibawa ke MA tanpa sepengetahuan Prabowo-Sandi.

Nicholay mengatakan bahwa tidak mungkin sengketa itu diajukan tanpa tanda tangan dari pihak yang bersengketa.

Diketahui, Nicholay mengajukan permohonan sengketa pelanggaran administrasi pemilu (PAP) yang ia daftarkan untuk kedua kali pada 3 Juli 2019.

Pengajuan itu berdasarkan surat kuasa dari Prabowo-Sandi.

"Permohonan PAP yang kedua yang telah diterima dan teregister pada Kepaniteraan Mahkamah Agung pada 03 Juli 2019 dalam Permohonan No.2 P/PAP/2019, berdasarkan surat kuasa langsung dari prinsipal yang ditandatangani oleh capres-cawapres 02 Prabowo-Sandi," ujar Nicholay kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Bawa Nama Rizieq Shihab, Pengacara Sebut Tak Mau Ikut Campur

Nicholay menjelaskan, dirinya bersama Hidayat Bostam telah diberikan kuasa oleh Prabowo-Sandiaga untuk mengajukan permohonan sengketa.

Kuasa diberikan melalui surat bermeterai yang ditandatangani Prabowo dan Sandiaga pada 27 Juni 2019.

Penandatanganan surat kuasa tersebut juga disaksikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

"Surat Kuasa No.01/P-S/V/2019 tertanggal 27 Juni 2019 yang ditandatangani secara langsung Prabowo-Sandi di atas meterai Rp 6.000 dengan disaksikan oleh Hashim S Djojohadikusumo selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Geridra," kata Nicholay.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, permohonan sengketa administrasi yang mengatasnamakan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke MA diajukan tanpa sepengetahuan partainya dan Prabowo-Sandi.

Yakin Mahkamah Agung Tolak Permohonan Kasasi Prabowo-Sandi, Yusril: Sangat Aneh

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved