Kabar Tokoh
Soal Kasus Novel Baswedan, Peneliti LIPI: Ini Taruhan Buat Rezimnya Pak Jokowi
Peneliti LIPI, Siti Zuhro menilai hasil investigasi kasus Novel Baswedan merupakan pertaruhan untuk rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Peneliti Politik dari LIPI, Siti Zuhro menilai hasil investigasi kasus Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disiram air keras, merupakan pertaruhan untuk rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Siti Zuhro saat menjadi narasumber di Sapa Indonesia Malam KompasTV, Selasa (9/7/2019).
Dalam pemaparannya, Siti Zuhro memaparkan, dirinya berdoa agar hasil investigasi yang disebutkan akan disampaikan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan sesuai dengan harapan masyarakat.
• TGPF Kasus Novel Baswedan Klaim Miliki Progres dalam Investigasi: Temuan Baru yang Menarik
"Kita berdoa semoga hasilnya sesuai harapan masyarakat. Jadi hasilnya betul-betul jernih, trusted, dan mampu memberikan suatu kepercayaan pada masyarakat," kata Siti Zuhro.
Disebutkannya, hasil ini menjadi taruhan untuk rezim Jokowi.
Hal ini dikarenakan hasil investigasi tersebut menjadi pertaruhan mengenai penegakan hukum di masa pemerintahan Jokowi.
"Ini taruhan buat rezimnya Pak Jokowi. Ini pertaruhan mengenai law environment, penegakan hukum kita bahwa negara hadir menurut nawacitanya Pak Jokowi," jelas Siti Zuhro.
"Negara hadir untuk memberikan perlindungan kepada, tentunya warga negara," papar dia.

Siti Zuhro menilai, kasus Novel Baswedan ini sudah berlangsung terlalu lama.
Karenanya, pemerintah harusnya memberikan kepastian hukum atas kasus tersebut.
"Dalam konteks Novel Baswedan ini kan terlalu lama, sangat amat lama," kata Siti Zuhro.
"Dan menurut saya kepastian hukum itu harus sudah diberikan," imbuh dia.
Simak videonya berikut ini:
• HAM Sebut TGPF Temukan Ada 4 Pelaku Penyerang Novel Baswedan: Mereka Dapat Sesuatu yang Penting
TGPF Klaim Miliki Temuan Baru
Sementara itu diberitakan sebelumnya, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan mengklaim bahwa pihaknya memiliki temuan baru yang menarik terkait investigasi kasus penyerangan terhadap sang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, hal tersebut disampaikan Anggota TGPF Kasus Novel, Hendardi saat konferensi pers seusai menyerahkan laporan kepada Kapolri, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/7/2019).