Agenda Presiden

Jokowi Instruksikan Menteri Kesehatan untuk Tingkatkan Pencegahan Infeksi dari Hewan hingga Pangan

Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada Menteri Kesehatan, Nila Moeloek untuk meningkatkan pencegahan infeksi dari hewan hingga pangan.

Jokowi Instruksikan Menteri Kesehatan untuk Tingkatkan Pencegahan Infeksi dari Hewan hingga Pangan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada Menteri Kesehatan, Nila Moeloek untuk meningkatkan pencegahan infeksi dari hewan hingga pangan.

Dikutip TribunWow.com dari Setkab.go.id, Selasa (9/7/2019) instruksi tersebut disampaikan Jokowi untuk mengendalikan infeksi yang ditularkan di antara hewan vertebrata dan manusia (zoonosis), resistensi antimikroba, dan keamanan pangan.

Selain itu, menteri kesehatan juga diminta untuk meningkatkan kapasitas surveilans kesehatan, pelaksanaan imunisasi, dan memperkuat jejaring laboratorium yang mendukung identifikasi permasalahan kesehatan masyarakat.

Dapat Teguran dari Jokowi, Ini yang akan Dilakukan Menteri BUMN Rini Soemarno

“Tingkatkan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon wabah penyakit, pendemi global, dan kedaruratan nuklir, biologi, dan kimia,” kata Jokowi.

Instruksi tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Peningkatan Kemampuan Dalam Mencegah, Mendeteksi, dan Merespons Wabah Penyakit, Pandemi Global, dan Kedaruratan Nuklir, Biologi, dan Kimia, yang ditandatangani pada 17 Juni 2019.

Dalam Inpres itu pula, Jokowi juga menginstruksikan kepada Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman.

Dijelaskan bahwa Jokowi meminta adanya peningkatan dan pencegahan dalam sektor zoonosis, penyakit infeksi baru, dan resistensi antimikroba, terutama yang berpotensi menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Soroti Oposisi Ingin Masuk Koalisi Jokowi, Johhny Plate: Rakyat Melihat Ini sebagai Stand Up Comedy

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar untuk meningkatkan ketersediaan dan kapasitas dokter hewan dan paramedik veteriner.

Hal itu diminta Jokowi untuk mengatasi masalah kesehatan satwa liar, meningkatkan sarana dan prasarana untuk penanganan kesehatan satwa liar, pengawasan dan pengendalian lalu lintas satwa liar dari asal satwa hingga antar negara satwa.

Instruksi Presiden ini, dananya dibebankan pada APBN, APBD, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Nasib Wanita yang Hina Jokowi dengan Sebutan Mumi The New Firaun, sang Suami Beri Peringatan

“Menetapkan kebijakan melalui evaluasi, kajian, dan/atau penyempurnaan peraturan perundang-undangan dan mengambil langkah-langkah secara terkoordinasi dan terintergrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam meningkatkan kemampuan mencegah, mendeteksi, dan merespon wabah penyakit, pandemi global, dan kedaruratan nuklir, biologi, dan kimia, yang dapat berampak nasional dan/atau global,” papar Jokowi, dikutip dari Setkab.go.id.

(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti)

WOW TODAY

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved