Breaking News:

Pilpres 2019

Ingin Pemerintah Seimbang, Pengamat: Oposisi Tak Perlu Digoda untuk Jadi Koalisi Jokowi

Pengamat politik Adi Prayitno ingin pemerintahan seimbang, untuk itu oposisi atau kubu Prabowo-Sandi tak perlu digoda untuk jadi koalisi Jokowi-Ma'ruf

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pihak oposisi yang terdiri dari anggota partai politik serta pendukung Prabowo Subianto. 

"Biarkan faksi ini ada, tapi yang paling penting adalah bagaimana faksi-faksi ini dikonstruk lebih dinamis dan lebih substantif," pesannya.

Berikut video lengkapnya (menit ke-3.20):

 Sah Jadi Capres Terpilih, Ini Lima Strategi Jokowi untuk Indonesia Lima Tahun ke Depan

Mahfud MD Prediksi Partai Oposisi yang Bergabung ke Jokowi

Diketahui, Mahfud MD menyebut ada tiga partai yang hampir dapat dipastikan akan bergabung pada koalisi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf.

Di antaranya adalah Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), serta Partai Demokrat, sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertahan menjadi oposisi.

Hal tersebut diungkapkan Mahfud MD dalam wawancara unggahan kanal YouTube metrotvnews, Minggu (30/6/2019).

"Dan kemarin sudah terjadi kan, pertama BPN sudah dinyatakan bubar, kemudian koalisi paslon 02 bubar, partainya disilakan sendiri-sendiri."

"Dan hampir dapat dipastikan tiga partai, Gerindra, PAN, dan Demokrat itu akan bergabung, tinggal PKS yang tidak," terang Mahfud MD.

Berikut video lengkapnya:

(TribunWow.com/Ifa Nabila)

WOW TODAY:

Tags:
Prabowo SubiantoJoko Widodo (Jokowi)Pengamat Politik
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved