Pilpres 2019

Saksi 02 Terancam Dilaporkan Pasca-putusan MK, BPN Tak Takut: Kami Ini Sudah Biasa Dipenjara Kok

Hendarsam Marantoko angkat bicara soal ancaman pelaporan terhadap saksi kubunya. BPN mengaku siap menghadapi proses hukum jika saksinya diperkarakan.

Saksi 02 Terancam Dilaporkan Pasca-putusan MK, BPN Tak Takut: Kami Ini Sudah Biasa Dipenjara Kok
Live KompasTV
Anggota BPN Hendarsam Marantoko dalam acara Kompas Petang, Jumat (28/6/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hendarsam Marantoko angkat bicara soal ancaman pelaporan terhadap saksi kubunya.

Diketahui, tim kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan mengaku sedang meninjau apakah perlu untuk melaporkan saksi 02 atas dugaan pemberian keterangan palsu di sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Dikutip TribunWow.com dari tayangan live Kompas Petang, Hendarsam Marantoko mengaku tidak takut menghadapi kemungkinan pelaporan tersebut, Jumat (28/6/2019).

Awalnya, pembawa acara Kompas Petang Rosiana Silalahi menampilkan kutipan pernyataan Ade Irfan Pulungan, yang menyinggung soal dugaan keterangan palsu saksi kubu BPN.

Kata Mahfud MD dan Refly Harun soal Wacana Sengketa Pilpres Dibawa ke Peradilan Internasional

"Ini masih kami koordinasikan karena memang keterangan Hairul Anas ini dijadikan bahan framming oleh kuasa hukum 02. Seolah-olah benar adanya TSM itu terjadi. Padahal itu imajinasi saja," kata Ade Irfan, dikutip dari Kompas.com.

Rosi juga menampilkan pernyataan dari Hendarsam.

"Setiap proses-proses hukum peristiwa apa pasti ada laporan-laporan yang diproses di kepolisian. Kita sudah siap, walapupun materi yang disampaikan Hairul Anas dan Beti itu seperti apa yang dia dengan, diketahuinya sendiri kan," begitu isi pernyataan Hendarsam.

Rosi lantas menanyakan soal kesiapan BPN dalam menghadapi wacana pelaporan terhadap saksinya itu.

"Saya juga agak heran, keterangan saksi yang mana yang kontennya dianggap memberikan keterangan palsu oleh pihak TKN," kata Hendarsam.

Ahmad Muzani Sebut Prabowo Tak akan Hadiri Penetapan Jokowi-Maruf sebagai Paslon Terpilih

"Karena kalau melihat keterangan dari Beti kan saya juga hadir pada saat persidangan, dan saya me-review ulang, yang mana yang kira-kira itu dianggap memberikan keterangan palsu."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved