Sidang Sengketa Pilpres 2019

Sebut Kekuasaan Bisa Ubah Orang, Guru Besar Ini Sarankan Prabowo: Jangan Jadi Bagian dari Pemerintah

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan, Prof Salim Haji Said mengatakan kekuasaan dapat mengubah seseorang dimanfaatkan orang di sekitarnya.

Sebut Kekuasaan Bisa Ubah Orang, Guru Besar Ini Sarankan Prabowo: Jangan Jadi Bagian dari Pemerintah
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno bersalaman seusai menggelar konferensi pers dalam menyikapi hasil pilpres, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan, Prof Salim Haji Said mengatakan kekuasaan dapat mengubah seseorang dimanfaatkan orang di sekitarnya.

Diberitakan TribunWow.com, hal ini disampaikan Salim Said saat menjadi narasumber di program 'Selamat Datang Presiden Terpilih' tvOne, Kamis (28/6/2019).

Salim awalnya mengatakan untuk berhati-hati percaya kepada orang yang berkuasa.

Menurutnya, seseorang bisa berubah karena berkuasa.

"Hati-hati kalau bicara politik, kepada orang berkuasa jangan banyak kita menggunakan kata percaya, dia orang baik, tapi kekuasaan itu mengubah orang. Dia mungkin tidak berubah, kekuasaan itu yang mengubah dia, sehingga orang baik yang di dekatnya akan (mengubah dia) jadi korban di sekitar kekuasaan. Terutama presiden Indonesia, itu kekuasaannya besar sekali," ujar Salim yang juga merupakan budayawan ini.

Sehingga menurutnya, desain kekuasaan harus dibuat secara cermat agar tidak disalahgunakan.

"Jadi desain kekuasaan ini harus dibikin, supaya kekuasaan yang besar itu tidak disalahgunakan. Bukan hanya untuk orang yang kita pilih, tapi orang di sekitar dia yang tidak bertanggung jawab," paparnya.

Senang Jokowi Kembali Pimpin Indonesia, Salim Said Beri Nasihat: Be Your Self, Anda Orang Baik

"Anda kan tidak bisa meminta pertanggungjawaban terhadap orang-orang di sekitar presiden, yang kita akan mintai pertanggungjawaban adalah presiden yang kita pilih. Kalau ada apa-apa dia yang bertanggung jawab."

"Oleh sebab itu kita harus jaga, ada kontrol. Kontrol itu perlu dan dilembagakan," tutur Salim.

Ia lantas memberikan saran kepada capres Kubu 02 Prabowo Subianto yang gagal memenangkan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019), sehingga capres 01 Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin Indonesia lagi 5 tahun ke depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved