Kabar Tokoh
Soal Penangguhan Penahanan Soenarko, Moeldoko Enggan Komentar: Nanti Jadi Blunder
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko memberikan tanggapan terkait penangguhan penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) TNI Soenarko.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko memberikan tanggapan terkait penangguhan penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) TNI Soenarko.
Diketahui bahwa penangguhan penahanan Soenarko telah dikabulkan Polri, Jumat (21/6/2019).
Penjamin Soenarko terdiri dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
• Sebut Saksi KPU dan Kubu 01 Bohong, Andre Rosiade: Kita Menonton Drama Kebohongan yang Luar Biasa
Moeldoko menyatakan bahwa pemerintah tak ingin melibatkan diri dalam kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal yang menjerat Soenarko.
Dirinya beralasan, pemerintah tidak mau mengurangi independensi aparat penegak hukum dalam menangani kasus.
Hal itu dikatakan Moeldoko dalam tayangan iNews Siang, seperti yang dikutip TribunWow.com, Sabtu (22/6/2019).
"Terus terang ya, saya dari awal mengatakan bahwa tidak mau ikut campur dalam konteks ini," ujar Moeldoko.
"Tidak mau intervensi, tidak mau melibatkan diri, tidak mau mengurangi independensi daripada aparat penegak hukum."
• Tak Ingin Perdebatkan soal Kubu Prabowo-Sandi yang Minta Perlindungan Saksi, Ini Pengakuan Wiranto
Moeldoko juga enggan mengomentari kasus Soenarko.
Ia mengatakan bahwa lebih baik publik mengetahui perkembangan kasus tersebut dari polisi.
"Saya belum tahu persis, tidak mau memberikan komentar karena nanti menjadi blunder," jelas Moeldoko.
"Lebih bagus satu sumber saja ya dari kepolisian."
"Tentunya kalau itu terjadi kan ada argumentasi atau alasan-alasan yang pasti kan begitu ya," tegasnya.
Simak videonya di sini.
• Bahas soal Perlindungan Saksi, Wiranto Sebut Ada Adu Narasi antara Kubu 01 dengan Kubu 02
Sementara dikutip dari Kompas.com, Soenarko sudah keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur, Jakarta, Jumat (21/6/2019) siang.