Sidang Sengketa Pilpres 2019

Tiga Kegagalan Utama Jawaban KPU dalam Sidang Sengketa Pilpres Menurut Bambang Widjojanto

Bambang Widjojanto memberikan komentar atas pihak termohon yang dianggap memiliki tiga kegagalan.

Tiga Kegagalan Utama Jawaban KPU dalam Sidang Sengketa Pilpres Menurut Bambang Widjojanto
TribunJakarta.com
Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, Direktur Komunikasi dan Media BPN Hashim Djojohadikusumo mendatangi Mahkamah Konstitusi dari pintu belakang di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Tim Kuasa Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto, memberikan komentar atas pihak termohon dalam hal ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (18/6/2019) pagi.

Sidang sengketa yang beragendakan mendengar jawaban dari termohon ini dianggap gagal oleh Bambang Widjojanto.

Hal ini dikemukakan Bambang saat menjalani sesi wawancara dengan reporter tv One.

Mulanya, Bambang berkomentar soal akses ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipersulit.

Kisah Kapolri Tito Karnavian Minta Buron Lakukan Bunuh Diri di Depannya dengan Membenturkan Kepala

"Satu alhamdulillah prosesnya sudah berjalan, kedua sebelum masuk di materi yang dikemukakan saya mau bilang begini saja mudah-mudahan dalam sidang besok," ujar Bambang.

"Security itu penting tapi jangan jadi paranoid dong, Abdul Muis (jalan ke MK) kita sulit datang ke sini, di blokade macam-macam jadi enggak ada ruang."

"Jadi mudah-mudahan besok khusus untuk tim lawyers serta pihak terkait, termohon kita bisa punya akses."

Setelahnya, Bambang lalu memberikan komentar dengan menganggap KPU memiliki 3 kegagalan dalam menjawab permohonan.

"Sekarang kita masuk di poinnya, untuk termohon itu sebenarnya ada 3 argumen yang bisa dibangun. Argumen pertama adalah sebenarnya termohon terlalu over confident hanya membacakan 30 halaman dari 300 halaman," kata Bambang.

"Tapi itu memang hak dia tapi kalau dilihat baik-baik 30 halaman yang sudah dibacakan itu sebenarnya menurut saya sayang sekali kalau lawyers-nya termohon itu tidak menggunakan kesempatan yang baik untuk menjelaskan pada publik terhadap sinyal elemen kecurangan-kecurangan atau argumen yang kami kemukakan dalam permohonan."

5 Fakta Terbaru Sidang Sengketa Pilpres 2019, MK Tolak 16 Permohonan

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved