Tips Kesehatan
Mengenal Penyebab, Gejala, hingga Pengobatan Menorrhagia, Perdarahan Berlebih saat Menstruasi
Menorraghia adalah kehilangan darah lebih dari 80 mililiter dalam satu siklus menstruasi atau dua kali lipat dari jumlah normal.
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Lailatun Niqmah
- Alat kontrasepsi non-hormonal (IUD): Alat kontrasepsi jenis ini dapat menyebabkan perdarahan yang lebih berat dari biasanya.
- Penyakit radang panggul (PID): Ini adalah infeksi pada organ reproduksi yang dapat memiliki komplikasi parah.
- Komplikasi terkait kehamilan: Contohnya adalah keguguran atau kehamilan ektopik.
- Kanker: Kanker rahim, leher rahim, dan ovarium memengaruhi sistem reproduksi.
- Gangguan perdarahan yang diwariskan: Ini termasuk penyakit Von Willebrand atau gangguan fungsi trombosit.
- Obat: Obat antiinflamasi dan antikoagulan dapat menyebabkan perdarahan hebat.
• 5 Bahan Alami yang Dapat Redakan Gigi Sensitif, Tak Perlu Lagi Takut Makanan Dingin atau Panas
Tanda dan gejala dari menorrhagia meliputi:
- Perdarahan vagina yang parah
- Harus sering mengganti pembalut atau tampon setiap satu hingga dua jam sekali
- Harus mengganti pembalut atau tampon di tengah malam
- Perdarahan berlangsung lebih dari seminggu
- Gumpalan darah yang terlihat berukuran lebih besar
- Ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari secara teratur karena perdarahan
- Tanda dan gejala anemia, termasuk kelelahan, kelelahan, dan sesak napas
- Nyeri perut dan panggul bagian bawah yang konstan