Terkini Nasional
Pengakuan Penyebar Berita Hoaks Brimob dari China: Terus Terang Saya Khilaf
Bareskrim Polri meringkus penyebar hoax soal informasi Polri melibatkan polisi China dalam mengamankan aksi unjuk rasa 22 Mei 2019.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Salah satu personel yang bernama Briptu Raja Hiskia Rambe menegaskan dirinya adalah asli Brimob dan bukannya polisi China.
"Kami tegaskan lagi bahwa kami adalah asli Brimob, bukan polisi China. Bahwa saya adalah Brimob Sumatera Utara. Saya asli dari Sumatera Utara," kata Briptu Raja.
Selanjutnya, anggota Brimob bernama Briptu Ib Benuh Habib mengatakan dirinya asli Indonesia.
• Ali Ngabalin Minta Dalang Aksi 22 Mei Ditangkap, Tunjuk-tunjuk Fadli Zon dan Amien Rais Provokator
Terakhir, penegasan dilakukan pula oleh Briptu Gunawan Sinambela. Raut wajahnya sedikit tegang saat memberikan penegasan bahwa mereka adalah orang Indonesia.
"Kami ini anggota Brimob dari Polda Sumatera Utara. Di Detasemen B, kami asli Tebing Tinggi, Indonesia," kata Briptu Gunawan.
"Informasi yang menyebutkan kami dari China dan disebarkan murni hoax," imbuhnya. (Tribunnews.com/Vincentius Jyestha Candraditya)
WOW TODAY:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penyebar Hoaks Soal Polri Libatkan Polisi Cina Saat Aksi 22 Mei Minta Maaf, Begini Pengakuannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sda-pelaku.jpg)