Pilpres 2019

Dahnil Anzar Ancam Cabut Seluruh Saksi Penghitungan Suara jika KPU Tak Segera Perbaiki Situng

Juru Bicara BPN Prabowo-sandi, Dahnil Anzar mengancam akan mencabut seluruh saksi BPN untuk penghitungan suara.

Dahnil Anzar Ancam Cabut Seluruh Saksi Penghitungan Suara jika KPU Tak Segera Perbaiki Situng
Twitter/@Dahnilanzar
Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjutak 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjutak mengancam akan mencabut seluruh saksi BPN untuk penghitungan suara.

Ancaman itu disampaikan BPN jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak segera memperbaiki Sistem Penghitungan (Situng) KPU beberapa hari ke depan.

Diketahui bahwa tindakan itu diambil BPN menyusul temuan dugaan kecurangan pada penghitungan suara pemilihan presiden (pilpres) di Situng KPU.

UPDATE Real Count Situng KPU Pilpres 2019, Prabowo Raih 56 Juta Lebih Suara, Data Masuk 84 Persen

"Berikan waktu kepada KPU beberapa hari ini agar kemudian menunjukkan itikad baik untuk melakukan perubahan-perubahan yang signifikan, yang berarti," ujar Dahnil Anzar kepada Kompas TV, Rabu (15/5/2019).

"Makanya saksi-saksi kita sampai dengan detik ini, itu masih bertugas," sambungnya.

Untuk itu Dahnil Anzar menyampaikan bahwa pihaknya memberikan waktu kepada KPU untuk melihat itikad dari penyelenggara pemilu tersebut.

"Jadi kita akan melihat beberapa hari ke depan ini perkembangannya," kata Dahnil Anzar.

"Kalau kemudian perkembangannya menunjukkan tidak ada itikad baik, maka kami akan menarik saksi-saksi kita," tandasnya.

TKN Komentari Kasus Eggi Sudjana yang Dituding sebagai Bentuk Kepentingan Kekuasaan untuk Membungkam

 

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso juga mengaku akan menarik semua saksi BPN untuk penghitungan suara.

Hal itu disampaikan Priyo setelah Simposium Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019) malam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved