Breaking News:

Kabar Tokoh

Komentari Status Tersangka Eggi Sudjana, Andre Rosiade: Protes Pemerintah, Diarahkan ke Makar

Andre Rosiade dan Ferdinand Hutahaean memiliki pendapat mengenai penetapan tersangka politikus PAN Eggi Sudjana dalam dugaan kasus makar.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade memberikan tanggapan mengenai penetapan tersangka politikus PAN Eggi Sudjana dalam dugaan kasus makar.

Diketahui Eggi Sudjana dilaporkan oleh Suryanto, relawan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin Center (Pro Jomac), karena menyerukan people power berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2019.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Kamis (9/5/2019), Andre mengaku prihatin, apalagi Eggi merupakan pendukung Prabowo.

"Kami tentu prihatin ya, adalagi pendukung pak Prabowo yang menjadi tersangka," ujar Andre saat dihubungi, Kamis, (9/5/2019).

Menurut Andre, Eggi merupakan sosok yang selalu kooperatif selama ini.

Meski telah menjelaskan kepada polisi bahwa seruannya bukan bermaksud makar, Eggi tetap dipidanakan.

"Bang Eggi telah menjelaskan itu, namun ternyata kepolisian punya persepsi lain," katanya.

Eggi Sudjana Ditetapkan sebagai Tersangka Makar, BPN: Kami Prihatin

Andre lalu mengingatkan jangan sampai setiap protes kepada pemerintah diartikan sebagai tindakan makar.

"Setiap protes kepada pemerintah, diarahkan ke makar, jangan sampai kaya gitu, karena merupakan kemunduran," katanya.

Tanggapan Ferdinand

Selain Andre, Anggota Direktorat Avokasi Hukum, BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean juga memberikan tanggapannya.

Menurut Ferdinand, pernyataan Eggi dapat dikategorikan makar.

Meski begitu ia menilai Eggi cukup untuk mendapat teguran.

"Kalau kita bicara kalimat, kita analisis kalimat Eggi Sudjana menyatakan mempercepat Prabowo dilantik bahkan sebelum 20 Oktober ya memang bisa disimpulkan bahwa akan ada penggulingan kekuasaan yang sah saat ini yaitu Pak Jokowi," kata Ferdinand, saat dihubungi, Kamis, (9/5/2019).

Menurutnya penindakan hukum jangan selalu pidana, dapat juga menegur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved