Terkini Internasional

Miliarder China Lakukan Penyuapan hingga Rp 92 Miliar agar sang Putri Diterima Kuliah di Stanford

Seorang miliarder asal China yang tak disebutkan namanya diduga melakukan penyuapan, agar sang putri Yusi Zhao diterima kuliah di Stanford.

Miliarder China Lakukan Penyuapan hingga Rp 92 Miliar agar sang Putri Diterima Kuliah di Stanford
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Dolar AS dan rupiah 

Pada sidang pengadilan pada bulan Maret, jaksa penuntut utama dalam kasus tersebut, Eric S. Rosen, mengatakan bahwa Wlliam Singer telah berusaha untuk memasukkan Zhao ke Standford dengan membuat profil (CV) palsu, termasuk prestasi yang dicapai.

Rosen mengatakan bahwa Zhao diterima di Stanford sebagian berdasarkan data diri palsu itu.

Selain itu Singer juga mengaku memberikan sumbangan 500.000 dolar atau setara Rp 7,1 miliar untuk program pelayaran Stanford.

Viral Video Detik-detik Crane Jatuh Menimpa Mobil di Jalananan yang Ramai, 4 Orang Tewas

Singer juga mengaku bersalah atas pemerasan dan dakwaan lainnya.

Termasuk penipuan ujian masuk perguruan tinggi dan menyuap pelatih untuk merekrut mahasiswa yang sebenarnya bukan atlet kompeten.

Zhao, yang identitasnya pertama kali dilaporkan oleh The Los Angeles Times, tampaknya telah berpartisipasi dalam konferensi baru-baru ini yang diselenggarakan oleh Koalisi Princeton-AS Tiongkok.

Zhao mengaku berencana untuk fokus dalam studi psikologi dan Asia Timur serta tertarik dalam kebijakan pendidikan di China.

Zhao menambahkan bahwa ia berharap untuk terlibat dalam pemerintahan China di masa depan.

Kisah Pengawal Pribadi Raja Thailand Vajiralongkorn yang Kini Dinikahi sang Raja dan Dijadikan Ratu

Zhao bekerja selama musim panas baru-baru ini, di laboratorium penelitian biologi dan kimia di Harvard, di bawah arahan Daniel G. Nocera, seorang profesor energi di universitas terkemuka tersebut

Nocera mengatakan dalam email bahwa Zhao tidak dibayar dan bekerja atas nama Stanford.

Sementara itu, para mahasiswa di Stanford mengaku tidak terganggu dengan kabar adanya mahasiswa yang mengeluarkan uang puluhan miliar untuk bisa masuk kuliah.

Menurut seorang mahasiswa jurusan Ilmu Polotik dan Studi Afrika-Amerika, Tamara Morris, berita skandal Zhao telah mereda di kampusnya. (TribunWow.com)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved