Pilpres 2019
Tanggapi Isu soal PAN akan Pindah Bergabung dengan Jokowi, Sekjen PAN: Itu Kesimpulan Terlalu Dini
Sekjen PAN, Edy Suparno menanggapi terkait PAN yang diisukan akan berpindah koalisi dan bergabung bersama kubu 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Zulkifli Hasan lantas menjelaskan bahwa pertemuan tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutinnya sebagai Ketua MPR.
Kehadirannya saat itu dalam rangka pelantikan gubernur Maluku, Murad Ismail.
Terlebih, jelas Zulkifli Hasan, Murad Ismail adalah sahabatnya, dan PAN adalah partai pengusungnya.
Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa PAN masih fokus mengawal perolehan suara baik suara pilpres maupun pileg.
• Sebut TKN dan BPN Seharusnya Bubar seusai Pemilu, Andi Arief: Belum Tau Siapa Presidennya
PAN juga, jelas Zulkifli Hasan, terus memberikan masukan untuk perbaikan kinerja KPU.
Zulkifli Hasan lantas meminta semua pihak untuk menjaga persaudaraan di tengah masa krusial penghitungan suara ini.
Berikut kicauan lengkap Zulkifli Hasan:
"1. Terima kasih untuk pertanyaan2 terkait kehadiran saya di Istana. Kehadiran yg sebenarnya rutin saja dalam tugas sebagai Ketua MPR
2. Saya hadir di Istana sebagai Ketua MPR dalam Pelantikan Gubernur Maluku. Sama seperti pelantikan gubernur gubernur lainnya
Apalagi, Murad Ismail adalah sahabat dan PAN MENGUSUNGNYA di Pilkada Maluku lalu
3. Kader PAN di seluruh Indonesia mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan sampai ranting saat ini masih fokus mengawal perolehan suara Partai dan Pilpres.
PAN juga terus memberikan masukan untuk perbaikan kinerja KPU
4. Saudaraku dan sahabat semua, Di masa masa krusial penghitungan suara ini, mari tetap jaga dan rekatkan persaudaraan kita sesama anak bangsa.
Pilihan boleh beda, Merah Putih kita tetap sama," tulis Zulkifli Hasan.

(TribunWow.com/Atri/Ananda)
WOW TODAY: