Pilpres 2019
Tanggapi Isu soal PAN akan Pindah Bergabung dengan Jokowi, Sekjen PAN: Itu Kesimpulan Terlalu Dini
Sekjen PAN, Edy Suparno menanggapi terkait PAN yang diisukan akan berpindah koalisi dan bergabung bersama kubu 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Lantas dirinya juga menjelaskan alasan Zulkifli Hasan hadir dalam pertemuan tersebut.
"Karena Pak Murad, gubernur (Maluku) yang dilantik kemarin, selain menjadi teman dekat dari Pak Zulkifli Hasan, itu juga merupakan salah satu gubernur yang diusung oleh PAN ketika pilkada tahun lalu," tandasnya.
• BREAKING NEWS: Inalilahi Wainalilahi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Ustaz Aa Gym
Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menyebutkan bahwa pertemuan yang dilakukan oleh Zulkifli Hasan memang sebagai Ketua MPR, namun posisi Ketum PAN tetaplah melekat.
"Itu menunjukkan sikap kenegarawanan dari Pak Zulkifli sebagai ketua MPR dan posisinya tidak bisa dipisahkan Pak Zul adalah Ketum PAN," kata Bara Hasibuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (25/4/2019).
Bara Hasibuan lantas menyebutkan bahwa saat ini PAN sedang meninjau ulang posisi koalisi, terlebih karena pilpres sudah selesai.
"Yang jelas kita kan akan melihat posisi kita lagi ya, kan pemilihan presiden sudah selesai, ya jadi kita lihat nanti kedepannya gimana," katanya.
Ia menyebutkan, Jokowi dan Zulkifli Hasan juga sudah berkomunikasi, sehingga tinggal menunggu saja apakah pertemuan itu akan berujung pada reposisi koalisi atau tidak.
"Yang penting sudah mereka bertemu dulu dan itu menunjukan sikap kenegarawanan, ke depannya bagaimana apakah akan ada repositioning nanti kita lihat," katanya.

• Soal Ada Perbedaan Data C1 di Rekapitulasi, Mahfud MD: MK Kurangi atau Tambahkan Suara Sesuai Fakta
Sementara itu diberitakan sebelumnya, Zulkifli Hasan yang ditemui wartawan seusai pertemuan mengatakan dirinya membahas mengenai durasi pemilu tahun ini yang terlalu lama.
"Ya, kalau silaturahmi kan pasti banyak yang kita bicarakan, soal pemilu terlalu lama sampai 8 bulan, habis energi," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan usai pelantikan.
Ia juga menuturkan tak membicarakan rencana rekonsiliasi anatara kubu Jokowi dengan capres 02 Prabowo Subianto.
Meski tak membahas keduanya, namun Zulkifli Hasan mengaku akan mendukung pertemuan keduanya.
"Bagus kalau bisa (bertemu)," ucap dia.
Tanggapan Zulkifli Hasan
Melalui kicauan Zulkifli Hasan di akun Twitternya, @ZUL_Hasan, dirinya memberikan penjelasan atas ramainya isu yang menyebutkan partainya akan pindah ke koalisi Indonesia Kerja, Jumat (26/4/2019).
Zulkifli Hasan mengaku bahwa dirinya mendapat banyak pertanyaan terkait pertemuannya dengan Jokowi di Istana Negara.