Breaking News:

Pilpres 2019

Tanggapi Isu soal PAN akan Pindah Bergabung dengan Jokowi, Sekjen PAN: Itu Kesimpulan Terlalu Dini

Sekjen PAN, Edy Suparno menanggapi terkait PAN yang diisukan akan berpindah koalisi dan bergabung bersama kubu 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne
Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Edy Suparno menanggapi terkait PAN yang diisukan akan berpindah koalisi dan bergabung bersama kubu 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Suparno menanggapi terkait PAN yang diisukan akan berpindah koalisi dan bergabung bersama kubu 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Diketahui bahwa isu tersebut kini tengah ramai diperbincangkan publik lantaran PAN merupakan satu di antara partai politik pengusung kubu 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tanggapan itu disampaikan Eddy dalam program acara Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne yang tayang pada Jumat (26/4/2019).

Mulanya, pembawa acara ingin menanyakan kepada Eddy terkait isu yang menyatakan PAN akan pindah koalisi ke kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Benar tidak bahwa PAN mau bergabung ke Pak Jokowi?" tanya pembawa acara.

UPDATE Real Count KPU Minggu 28 April 2019 Pukul 07.00 WIB: Jokowi Vs Prabowo Data Masuk 45,5 Persen

Menanggapi hal itu, Eddy menjelaskan bahwa isu tersebut disimpulkan terlalu dini.

Ia mengatakan bahwa isu tersebut terjadi lantaran adanya pertemuan antara Jokowi dengan Zulkifli Hasan yang menjabat sebagai Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN.

Eddy mengatakan, pertemuan itu terjadi saat melantik Gubernur Maluku, Murad Ismail.

"Saya kira itu kesimpulan yang mungkin terlalu dini pada saat ini," ujar Edy.

"Karena pertemuan yang terjadi antara Pak Jokowi dengan Ketua MPR, Zulkifli Hasan, itu dalam rangka pelantikan gubernur Maluku di Istana Negara."

"Dan setiap pelantikan gubernur, ketua MPR pasti datang, paling tidak diundang," sambungnya.

Ia menegaskan bahwa pertemuan antara Jokowi dengan Zulkifli Hasan saat itu sebagai kepala negara dengan ketua MPR.

Kritisi Jumlah KPPS Meninggal Terus Tambah, Hinca Pandjaitan: Jika Perlu Hentikan Dulu Penghitungan

Eddy menegaskan, pada kesempatan tersebut, keduanya menjalin hubungan yang sangat baik setelah sekian lama tidak bertemu semenjak hari pemungutan suara Pemilu 2019.

"Jadi saya pikir itu adalah suatu momen kenegaraan, dimana presiden bertemu dengan ketua MPR, dan mereka berbincang-bincang," ungkap Edy.

"Dan kebetulan itu adalah pertemuan pertama antara ketua MPR dengan presiden sejak pencoblosan tanggal 17 April 2019 yang kemarin, dan selama ini hubungan antara keduanya sangat baik, sangat cair," imbuhnya kemudian.

Halaman
123
Tags:
Pilpres 2019Pemilu 2019Eddy SoeparnoPartai Amanat Nasional (PAN)Joko Widodo (Jokowi)Zulkifli Hasan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved