Pilpres 2019
Pernyataan Ahok seusai Marahi Pihak TPS: Sejak Keluar dari Tahanan Gue Berusaha Enggak Mau Marah
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok memberikan keterangan seusai memarahi petugas TPS tempatnya mencoblos di KJRI Osaka
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok memberikan keterangan seusai memarahi petugas TPS tempatnya mencoblos di KJRI Osaka, Jepang.
Hal itu disampaikan Ahok bersama dengan seorang wanita yang mengambil vlog dengannya.
Video itu turut diunggah melalui channel YouTube PERWIRA NKRI OFFICIAL, Senin (15/4/2019).
Mulanya wanita yang tak diketahu namanya itu menyapa Ahok yang duduk di sampingnya.
"Gimana Koh, hari ini nyoblos di sini ya Koh?," tanya wanita itu.
"Iya nyoblos di Osaka, hampir mau dikerjain oknum tadi," ujar Ahok.
• Kata Ahok alias BTP soal Video Viral Marah-marah di TPS Osaka saat Pencoblosan Pilpres 2019
Ia lalu menerangkan kronologi dirinya bisa marah-marah.
Dikarenakan, Ahok hampir tak bisa menyalurkan suaranya karena diserobot oleh orang yang tak dikenal.
"Sudah dapat DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang pindah ya, malahan dia bilang enggak boleh, ngantre, kalau nanti kalah sama orang bisa hilang," ujar Ahok.
"Percuma dong saya dua bulan ngantre."
"Padahal gue sejak keluar dari tahanan sudah berusaha enggak mau marah, tapi pas ketemu orang kayak gitu memang harus dimarahin, baru dia takut."
"Kalau enggak, banyak orang yang enggak bisa pilih tadi."
Ahok lalu membanggakan dirinya yang menjadi penyelamat bagi warga Indonesia di Osaka agar tetap bisa mencoblos.
• Jelang Pemilu dan Pilpres 2019, Begini Cara Mengecek DPT serta Daftar Caleg di Dapilmu secara Online
"Bayangin gara-gara diserobot orang, bayangin itu orang enggak jelas itu yang nyerobot tadi. Ya kan?."
"Rupanya memang saya di Osaka ini untuk menyelamatkan beberapa suara," ujar Ahok yang disambut riuh para warga di sekitarnya.