Pipres 2019
Dapat Surat dari SBY, Susunan Acara Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga Diubah
Surat dari SBY menjadi ramai diperbincangkan sehingga membuat salah paham. Namun sesuai dengan surat dari SBY, susunan acara Kampanye akbar diubah.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirimkan surat untuk ketiga perjabat tinggi partainya, Sabtu (6/4/2019).
Surta tersebut ditujukan untuk mengingatkan terkait susunan acara yang tepap, pada kampanye akbar pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Glora Bung Krano (GBK), Minggu (7/4/2019).
Susunan acara pun diubah, sesuai dengan surat yang dikirmkan SBY kepada tiga pejabat tinggi Partai Demokrat.
Dikutip dari Wartakota, susunan acara pada kampanye Prabowo diubah dan ditambahkan orasi tokoh-tokoh dari berbagai agama, Minggu (7/4/2019).
• Bahas Persamaan Kampanye Jokowi dan Prabowo, Yusuf Mansur: Semua Sadar, Negeri Ini Harus Dijaga
Acara dimulai dengan salat Subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan doa bersama dan munajat hingga pukul 06.00 WIB.
Setelah doa dan munajat, para relawan beristirahat dan melakukan sarapan bersama.
Acarapun diteruskan dengan tausiah atau orasi dari berbagai tokoh agama.
Setelah tokoh-tokoh agama menyampaikan tausyiah atau orasi, barulah pimpinan partai koalisi memberikan orasi politik.
Pimpinan partai yang turut berorasi yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Berkarya.
• Isi Surat Lengkap Protes SBY Sehari sebelum Kampanye Akbar Prabowo: Tak Cerminkan Kampanye Nasional
Dan pada pukul 08.00 WIB Prabowo memulai pidato politik.
Sebelumnya SBY telah mengirimkan surat kepada ketiga petinggi Partai Demokrat yaitu Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Syarief Hasan dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan.
SBY dalam suratnya menyebut, kampanye akbar Prabowo memiliki susunan acara yang tidak lazim, sehingga ditakutkan akan menimbulkan perpecahan.
• Prabowo Kritik Kartu Sakti Jokowi, Maruf Amin: Orang Kerja Butuh Skill, Tidak Ujug-ujug Kerjaan
Susunan acara yang sebelumnya yaitu pidato empat ketua umum partai politik pendukung paslon 02, kemudian pemutaran video pidato Habib Rizieq Shihab (HRS), dan ditutup dengan pidato Prabowo.
Dari surat tersebut, SBY meminta tiga petinggi untuk menyampaikan kepada Prabowo.
Namun bocornya surat tersebut menimbulkan banyak perdebatan sehingga pengurus demokrat melalui akun Twitternya @KitaDemokrat memberikan klarifikasi.