Pilpres 2019

Prabowo Kritik Kartu Sakti Jokowi, Maruf Amin: Orang Kerja Butuh Skill, Tidak Ujug-ujug Kerjaan

Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang menyindir soal wacana pembagian kartu.

Prabowo Kritik Kartu Sakti Jokowi, Maruf Amin: Orang Kerja Butuh Skill, Tidak Ujug-ujug Kerjaan
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin saat hendak melanjutkan perjalanan kampanye ke Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang menyindir soal wacana pembagian kartu kepada masyarakat untuk mengakses berbagai program pemerintah.

Prabowo menyampaikan kritik itu saat berkampanye di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Menurut Prabowo, rakyat butuh pekerjaan, bukan kartu.

Ma'ruf memandang, seseorang yang mencari pekerjaan perlu memiliki keterampilan.

Hadiri Kampanye Akbar Prabowo di SUGBK, Caleg PAN Eko Patrio Mengaku Terharu

Oleh karena itu, yang bersangkutan harus dilatih terlebih dahulu.

Ma'ruf mencontohkan, program kartu Pra Kerja yang dikenalkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

"Kartu itu kan alatnya untuk mendapatkan pekerjaan. Dilatih dulu supaya orang yang punya kerjaan kan punya keterampilan, dilakukan skilling, up skilling, re-skilling, diberi skill dulu kemudian diberikan kartu Pra Kerja," kata Ma'ruf di kediamannya, kawasan Situbondo, Jakarta, Minggu.

Menurut Ma'ruf, kartu ini nantinya memudahkan pemegangnya dalam mendapatkan pekerjaan.

Ia menegaskan, untuk memperoleh pekerjaan dibutuhkan proses pengembangan keterampilan.

Hal itu agar yang bersangkutan siap bekerja.

Isi Surat Lengkap Protes SBY Sehari sebelum Kampanye Akbar Prabowo: Tak Cerminkan Kampanye Nasional

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved