Kabar Tokoh
Viral Video Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sumber Konflik, sang Cawapres 01 Beri Klarifikasi
Cawapres 01 Ma'ruf Amin memberikan klarifikasi atas video viral dirinya sedang membicarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sumber konflik.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sebuah potongan video lama Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin yang sedang membicarakan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi viral dan beredar luas di media sosial.
Video tersebut berdurasi 28 detik dan menunjukkan situasi saat Ma'ruf tengah berbincang dengan sejumlah orang, yang satu di antaranya merupakan Ustaz Yusuf Mansyur.
Dalam video tersebut, Ma'ruf Amin sedang membicarakan Ahok.
• Kampanye Hari ke-13, Maruf Amin Pilih Tempat Terbuka, Sandiaga di Dalam Ruangan
Ma'ruf menyebutkan bahwa Ahok selama ini merupakan sumber konflik yang harus diatasi.
Diduga, video ini diambil saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017.
Kala itu, Ma'ruf Amin yang masih menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandatangani sebuah pernyataan atau fatwa MUI terkait kasus dugaan penistaan agama Ahok.
Diketahui, Ahok saat itu menghadapi kasus dugaan penistaan agama karena pidatonya saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.
Ma'ruf Amin meneken fatwa yang mengkategorisasikan pernyataan Ahok sebagai bentuk penghinaan terhadap ayat suci Al Quran.
Fatwa ini dikeluarkan MUI di tengah masa kampanye Pilkada DKI Jakarta, di mana Ahok menjadi satu dari 3 kandidat calon gubernur.
• Dapat Dukungan Pesantren Kampung, Maruf Amin Optimistis Menang di Jabar
Menanggapi video tersebut, Ma'ruf Amin menilai makna sesungguhnya dari ucapan tersebut tidak utuh dan menjadi bias karena telah dipotong-potong.
Ma'ruf Amin menjelaskan, pernyataan dalam video itu dilatarbelakangi oleh kunjungan para pemuka agama yang mengajaknya untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2019.
"Beberapa ustaz waktu itu minta kepada saya untuk mendukung Anies sebagai calon presiden. Dia berkaca, itu bisa berhasil ketika Anies mengalahkan Ahok di Jakarta. Saya tidak setuju," terang Ma'ruf Amin, seperti tampak dalam video di Youtube iNewsOfficial, Jumat (5/4/2019)
"Saya bilang, kalau Ahok itu, saya waktu itu memakai istilahnya itu apa namanya, sumber konflik. Terjadi konflik itu karena Ahok. Nah, oleh karena itu tentu Ahok ya kita harus cegah. Kalau dia terus memimpin, maka bangsa ini akan terjadi konflik," sambung dia.
• Maruf Amin Sempat Diadang Massa saat Ziarah di Madura, Jokowi: Beda Pilihan Itu Wajar
Ma'ruf memaparkan ketidaksetujuannya untuk mendukung Anies karena ia tahu Jokowi tak seperti Ahok.
Karenanya, ia tak ingin Anies menjadi lawan politik Jokowi di Pilpres 2019.
"Biar Anies nanti 2024 ke atas. Bolehlah. Sekarang ya Pak Jokowi. Begitu. Konteksnya itu," jelas Ma'ruf.
Ma'ruf memaparkan, para pemuka agama yang mengajaknya mendukung Anies kala itu kini beralih mendukung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Simak videonya:
(TribunWow.com/Nanda)
Tonton juga: